Warga Kemeri Tangerang Keluhkan Aktivitas Peleburan Almunium

  • Whatsapp
Warga Kemeri, Kabupaten Tangerang keluhkan pembakaran pabrik almunium.

KABUPATEN TANGERANG,RADAR24NEWS.COM-Warga Desa Pajang Indah, Kecamatan Kemeri, Kabupaten Tangerang keluhkan adanya pabrik peleburan tembaga dan almunium. Pasalnya, pabrik tersebut mengeluarkan asap pembakaran yang menimbulkan bau tidak sedap. mereka khawatir asap itu bisa merusak Kesehatan

Salah satu warga Kampung Pajang Indah, Desa Pajang Indah, Kecamatan Kemeri, Taufik mengatakan, asap pabrik tersebut menimbulkan aroma bau tidak sedap, sehingga menusuk ke hidung. Kata Taufik, saat ada angin yang berhembus ke perkampungan, aromanya semakin terasa dan sangat mengganggu pernafasan.

“Kalau ada angin ke sini baunya bikin sesak, warga pernah ngeluh  ke orang pabrik tapi ga di dengar, didiamkan saja, ” kata Taufik kepada wartawan, Kamis (23/4/2020).

Baca juga: Jelang Ramadan, Pedagang Timun Suri Mulai Bermunculan di Kabupaten Tangerang

Taufik mengaku, tidak mengetahui nama perusahaan tersebut namun yang ia ketahui pabrik tersebut bergerak dalam bidang peleburan almunium dan tembaga.

“Warga disini, pernah melakukan aksi unjuk rasa didepan pabrik, karena tidak tahan dengan bau yang menyengat, Tapi sampai sekarang tidak ada kejelasan,” ungkapnya.

Senada, Muhammad Afwan salah satu warga setempat juga mengaatakan, jika pabrik peleburan tembaga dan almunium itu sering menimbuljan aroma tidak sedap.

“Masyarakat tidak menolak dengan kehadiran pabrik teraebut, tapi jangan sampai pabrik itu mencemari lingkungan,” ujarnya.

Dia berharap, pihak yang berwenang bisa memberi teguran kepada pabrik tersebut, agar tidak mencemari udara disekitar.

“Saat ini pabrik hanya memiliki dua puluh lima orang pekerja, lima diantaranya merupakan warga sekitar,” tukasnya.

Hingga berita ini ditayangkan, wartawan masih berusaha konfirmasi ke pabrik peleburan tembaga dan almunium tersebut. (imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *