Warga Kabupaten Tangerang Diimbau Diam Dirumah, Tapi Bantuan Belum Ada

  • Whatsapp
Gedung Setda Kabupaten Tangerang. (istimewa)

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Bantuan Pemerintah kepada masyarakat Kabupaten Tangerang yang terdampak virus corona atau covid-19 belum sepenuhnya diterima. Padahal hari ini, Jumat (24/4/2020) tepat seminggu penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di Kabupaten Tangerang.

Warga Kampung Bolang RT 002 RW 001, Desa Pasir Bolang, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang Nurhayati (39) mengatakan, sudah tujuh hari PSBB berjalan, namun sampai sekarang bantuan yang dijanjikan pemerintah belum ada.

“Ini sudah seminggu PSBB, namun bantuan belum turun juga, warga disuruh diam dirumah, disuruh tidak mudik, tapi bantuan belum ada,” cetus Nurhayati saat menghubungi radar24news.com, Jumat (24/4/2020).

Nurhayati berharap, bantuan dari pemerintah yang belum diketahui bentuk tersebut, apakah sembako atau uang tunai segera diturunkan oleh pemerintah. Sebab kondisi virus corona dan juga penerapan PSBB mempersulit untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Sekarang harus bagimana, anak tiga, suami dirumahkan tanpa mendapatkan gaji,” ungkapnya.

Baca juga: Pemprov Banten Gelontorkan Dana JPS Rp268,4 Miliar untuk Kabupaten Tangerang

Terpisah, Ketua RT 03 RW 07, Desa Sodong, Kecamatan Tigaraksa Alexander mengaku sangat keteteran lantaran dirinya dicecer warga soal bantuan pemerintah saban waktu.

“Melihat kondisi begini kasian juga masyarakat. Harusnya ada konsep yang jelas dari pemerintah kapan bantuan ini datang dan segera diberikan untuk meredam kondisi susah ini,” harapnya.

Bukan tanpa alasan Alex meminta pemerintah bergerak cepat. Karena hasil pendataan warga terdampak Covid-19 di wilayahnya sudah dikirimnya jauh-jauh hari kepada Pemkab Tangerang melalui Kecamatan.

“Dampaknya sangat kerasa. Kan masyarakat juga butuh makan. Ini yang kita pikirkan bersama,” lirihnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Sosial (Dinsos) Kabupaten Tangerang Ujat Sudrajat mengatakan, bantuan dari Pemkab Tangerang untuk terdampak covid-19 akan segera diturunkan.

“Mudah-mudahan minggu pertama puasa ini,” singkatnya. (imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *