Warga Boyolali Tewas Terlindas Bus Karyawan di Pasar Kemis Tangerang

  • Whatsapp
Warga Boyolali Tewas Terlindas Bus Karyawan di Pasar Kemis Tangerang
Warga Boyolali Tewas Terlindas Bus Karyawan di Pasar Kemis Tangerang

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Kecelakaan lalu lintas kembali terjadi di Kabupaten Tangerang. kali ini kejelakaan maut terjadi di Jalan Raya Pasar Kemis-Cikupa, tepatanya di Kampung Suka Asih, Desa Suka Asih, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang.

Akibat kecelakaan tersebut, pengendara motor bernama Muhammad Arif Widodo (29), warga Kampung Mancil, Desa Pulutan, Kecamatan Negosari, Kabupaten Boyolali, Jawa Tegah tewas.

Bacaan Lainnya

Kepala Sub Seksi (Kasubsi) Kecelakaan Lalu Lintas pada Satlantas Polresta Tangerang, Aiptu Sofiudin menjelaskan, kecelakaan itu bearawal. Saat korban dengan mengedarai motor Yamaha R-15 nopol K 6512 YV melaju kencang dari arah Kecamatan Cikupa menuju Kecamatan Pasar Kemis.

Setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP), motor yang ditumpanginya oleng dan korban terjatuh ke tengah jalan.

“Dari arah berlawanan, datang Bus Karyawan nopol G 1500 GN. Dan melindas tubuh korban,” kata pria yang akrab dipanggil Sofi ini saat dikonfirmasi radar24news.com melalui telepon, Minggu (17/1/2021).

Baca juga: Anggota Pramuka Diminta Bantu Pemerintah Sosialisasi PPKM

Akibat kejadian tersebut, lanjut Sofi, korban menderita luka terbuka dibagian kepala dan meninggal dunia di TKP. Namun demikian, korban sempat dibawa anggota Satlantas Polresta Tangerang ke rumah sakit untuk memastikan kondisi korban.

“Korban meninggal dunia di tempat kejadian, sebelum mendapatkan pertolongan medis,” tuturnya.

Saat ini, tambah Sofi, korban sudah diambil keluarganya dari rumah sakit dan langsung dibawa ke Kabupaten Boyolali untuk dimakamkan di kampung halamannya. Sementara, sopir bus karyawan masih diminta keterangan lebih lanjut.

“Saya mengimbau, pengendara baik motor dan mobil untuk berhati-hati dalam berkendara agar kejadain seperti itu tidak terulang,” pungkasnya. (ade maulana)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *