Wanita Bertubuh Montok Asal Pasar Kemis Ini 2 Tahun Edarkan Sabu

  • Whatsapp

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Wanita bertubuh montok berinisial WR (44), warga Kelurahan Kutabaru, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang nekad edarkan narkotika jenis sabu-sabu. Bisnis haram tersangka ini dihentikan Jajaran Satresnarkoba Polresta Tangerang.

Dia ditangkap di wilayah Serang saat bertransaksi dengan pembeli. Dari tangannya, polisi berhasil mengamankan barang bukti (barbuk) sabu.

Bacaan Lainnya

Saat konfrensi pers di Mapolresta Tangerang, Jumat (22/10/2021). Tersangka, WR mengaku sudah dua tahu berjualan barang haram tersebut. Bisnis itu dipilihnya dengan dalih untuk memenuhi kebutuhan ketiga anaknya. Namun WR tidak menyebut memiliki suami atau tidak.

“Sudah dua tahun pak (jualan sabu_red), keuntungannya untuk kebutuhan anak-anak saya,” katanya.

Baca juga: Ditemukan Tewas, Ini Kronologis Pria Tenggelam di Danau Kedaton Tangerang

Menurutnya, keuntungan yang didapatnya dalam transaksi narkotika tersebut tidak besar, hanya sebesar Rp200 ribu dari satu gram sabu-sabu. Lebih lanjut dia mengaku, membeli sabu dari bandar lain sebesar Rp1 juta pergram dan dijual Rp1,2 juta pergram.

“Satu gram sabu saya beli Rp1juta, dan dijual Rp 1,2 juta. Jadi mendapat keuntungan sebesar Rp200 ribu,” ujaranya.

Dia menambahkan, narkoba jenis sabu-sabu itu diedarkan di Wilayah Serang kepada semua kalangan, baik masyarakat umum dan pelajar.

“Tak hanya pelajar, masyarakat umun juga, intinya ke semua orang yang mau beli aja,” tutupnya.

Sementara itu, Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu Sri Bintoro menungkapkan, selama dua bulan, jajaran Satresnarkoba Polres Tangerang berhasil menangkap 34 pelaku penyalaghunaan narkotika. Dimana, salah satunya perempuan berinisial WR.

“Sebanyak 34 tersangka penyelahgunaan narkotika ini ditangkap selama dua bulan, terakhir Oktober 2020. Ini bukti nyata kami untuk memberantas peredaran narkoba,” katanya.

Dalam ungkap kasus ini, lanjut Wahyu, pihaknya berhasil mengamankan narkotika jenis ganja sebanyak 859,25 gram, sabu seberat 94,64 gram. Dan tembakau sintetis seberat 3,41 gram.

“Sebanyak 3.343 jiwa berhasil kita selamatkan, dengan terungkapnya kasus perderan narkotika ini,” teranya.

Wahyu menambahkan, puluhan tersangka tersebut dijerat dengan pasal yang berbeda. Dimana ada yang dijerat dengan pasal 114 ayat (1) dan ayat (2) dan pasal 112 ayat (1) dan ayat (2) Undang-Undang Narkotika.

“Ancaman pidannya beragam, ada 20 tahun penjara dan ada yang 12 tahun penjara,” pungkasnya. (mey/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.