Usulan Raperda Virus Corona Disoal DPRD Banten

  • Whatsapp
kondisi Rapar Komisi V DPRD Banten dengan Dinsos.

KOTA SERANG, RADAR24NEWS.COM-Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Penanganan virus corona atau Covid-19 disoal sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Banten. Mereka meminta Pemprov Banten untuk mempertimbangkan usulan tersebut.

Ketua Komisi V DPRD Banten M Nizar mengatakan, kondisi pandemi virus corona di wilayah Banten saat ini sudah mulai membaik. Terbukti ada dua wilayah, yakni Kabuaten Tangerang dan Kabupaten Pandeglang sudah masuk zona kuning. Sedangkan daerah lainnya masih zona oranye. Hal itu yang menjadi alasan agar Pemrov Banten untuk mempertimbangkan usulan Raperda tentang Penanganan Covid-19.

Bacaan Lainnya

“Untuk apa Perda (Peraturan Daerah) tentang Penanganan virus corona di Banten, sementara penyebarannta sudah mulai turun. Apalagi sebentar lagi ada vaksinya. Ditambah Pergub ((Peraturan Gubernur) dan peraturan pemerintah pusat juga sudah ada,” kata pria yang akrab dipanggil Nizar ini, Rabu (11/11/2020).

Baca juga: Kabar Gembira, BLT Tahap 2 Pemprov Banten Mulai Pekan Depan Cair

Nizar menilai, Pemprov Banten terkesan pesimis pendemi covid-19 akan segera berakhir dari Banten, jika Perda tersebut jadi disahkan. Selain itu penganggaran hingga sosialisasinya kepada masyarakat tidak bisa dilakukan tahun ini juga.

“Bagaimana bisa, KUPPAS (Kebijakan Umum Anggaran-Prioritas Plafon Anggaran Sementara), sudah disahkan, sementara Raperda ini sedang dibahas. anggarannya mau dari mana?. Selain itu pelaksanaan dilapanganya gimana? mau sampai 2022 kalau jadi disahkan?,” cetusnya.

Lebih jauh Nizar mengatakan, Pemprov Banten seharusnya bisa lebih memikirkan langkah mengenai pendistribusian vaksin covid-19 kedepan agar bisa segera sampai kepada yang mebutuhkan dalam menekan penularannya bulan depan.

“Lebih baik, Pemprov Banten lebih fokus terkait pendistribusian vaksin corona ke kabupaten dan kota, ketimbang mengusulkan Raperda tentang Penanganan Covid-19,” pungkasnya. (den/agus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *