TKW Asal Banten ini 10 Tahun Tak Digaji di Suriah, ini Video Lengkapnya

  • Whatsapp
Tangkapan layar Sukanah (33), TKW asal Kampung Lebak Huni RT 005 RW 004, Desa Bugel, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten

KABUPATATEN SERANG,RADAR24NEWS.COM-Nasib Sukanah (33), Kampung Lebak Huni RT 005 RW 004, Desa Bugel, Kecamatan Padarincang, Kabupaten Serang, Provinsi Banten, yang menjadi tenaga kerja wanita (TKW) di Suriah tidak jelas. Pasalnya sudah 10 tahun bekerja tetapi tidak digaji. Bahkan, tidak diperbolehkan pulang oleh majikannya.

Dalam video yang diterima wartawan radar24news.com, Sukanah menjelaskan, dirinya sekarang berada di Suriah sudah 11 tahun bekeraja, namun dirinya tidak diperbolehkan pulang oleh majikan. Setiap minta pulang, majikan menunda terus. Bahakn gajinya selama 10 tahun belum dibayarkan.

“Oleh karenanya, saya mohon bapak dan ibu untuk membantu saya, supaya saya bisa pulang. dan gajipun dibayar oleh majikan, mungkin itu yang saya harapankan. Tolong bantu saya,” kata Sukanah sambil menyebutkan alamat dan nama majikannya di Suriah, Jumat (25/6/2020).

Berikut Video Lengkapnya

 

Terpisah, Ketua Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) Banten Maftuh Salim mengatakan, Sukanah berangkat untuk bekerja ke Suriah itu pada 2009 melalui agent penyalur tenaga kerja. Selama 11 tahun bekerja, Sukanah tidak pernah memberikan kabar kepada orang tuanya. Akhirnya, keluarga Sukanah meminta bantuan SBMI Banten untuk membantu mencari.

“Sekarang kami sudah mendapat titik terang keberadaan Sukanah di Suriah, Tapi Sukanah dilarang pulang oleh majikannya. Untuk itu kami minta KBRI di Suriah untuk membantu memulangkan Sukanah,” kata Maftuh.

Berdasarkan informasi Sukanah, lanjut Maftuh, selama satu tahun bekeraja di Suriah, Sukanah mendapatkan majikan yang baik karena gajinya selalu dibayarkan, namun terjadi konflik di negara tersebut, rumah majikannya hancur. Akhirnya Sukanah dicarikan majikan baru karena tidak mampu lagi untuk menggajinya.

“Tapi, majikan baru Sukanah tidak sebaik yang lama, karena tidak membayarkan gajih Sukanah selama 10 tahun dan tidak memperbolehkan Sukanah pulang ke Indonesia,” pungkasnya. (agus/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *