Tiga Tahun Ambrol, Bendungan di Bojong Tak Kunjung Diperbaiki

  • Whatsapp
Seorang petani asal Kampung Banyumas, Desa Banyumas, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang sedang mengatur aliran air di bendungan yang sudah tiga tahun ambrol, Sabtu (25/4/2020).

KABUPATEN PANDEGLANG,RADAR24NEWS.COM-Tiga tahun ambrol, bendungan sungai cipadahulu di Kampung Banyumas, Desa Banyumas, Kecamatan Bojong, Kabupaten Pandeglang ini tak kunjung diperbaiki. Akibatnya, air bendungan tersebut tidak bisa dimanfaatkan untuk mengairi sawah warga.

Salah seorang petani asal Kampung Banyumas, Desa Banyumas, Kecamatan Bojong Yadi Suryadi mengatakan, bahwa bendungan sungai cipadahulu sudah ambrol selama tiga tahun akibat tergerus banjir. Namun hingga saat ini belum ada perbaikan dari intansi terkait.

“Sebelum bendungan ambrol, petani disini bisa menggarap sawah dua kali dalam setahun, karena distribusi air lancar,” kata Yadi kepada wartawan, Sabtu (25/4/2020).

Baca juga: Wilayah Pandeglang Disekat, Perantau Diminta Tak Pulang

Setelah bendungan cipadahulu ambrol, lanjut yadi, petani di desanya hanya mengandalkan distribusi air dari air hujan. Untuk itu, Yadi berharap, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pandeglang untuk segera memperbaiki bendungan tersebut.

“Selain untuk mengaliri sawah, air dari bendungan cipadahulu juga dimanfaatkan untuk mendi dan cuci oleh warga,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Banyumas Ade marji membenarkan bendungan cipadahulu sangat bermanfaat untuk para petani untuk mengaliri area sawah dan juga digunakan warga untuk mencuci dan mandi.

“Semenjak bendungan ambrol masa tanam padi juga berubah, hanya sekali dalam setahun. Renovasi bendungan tersebut butuh biaya besar dan harus dilakukan oleh Pemkab Pandeglang. Saya sudah mengusulkan agar ada perbaiki, tapi saat ini belum ada terhujud,” pungkasnya. (agus/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *