Teror Pelemparan Batu Gegerkan Warga Sindang Jaya Tangerang

  • Whatsapp
Warga telusuri sumber batu, Selasa (14/4/2020) malam.

KABUPATEN TANGERANG,RADARNEWS.COM– Warga Kampung Kalampean Desa Badak Anom, Kecamatan Sindang Jaya, Kabupaten Tangerang digegerkan dengan adanya peristiwa pelemparan batu terhadap rumah warga.

Peristiwa pelemparan batu tersebut membuat warga panik dan ketakutan, meski sumber lemparan batu tersebut sudah dilacak, namun sampai saat ini pelakunya belum juga tertangkap.

“Sudah lima hari berturut- turut sejak Jumat 10 April lalu, padahal puluhan warga sudah melacak sumber lemparan tersebut namun anehnya tidak ketemu dan tidak ketahuan sumbernya,” kata Saipul warga Desa Badak Anom kepada wartawan saat ditemui di tempat kejadan perkara ( TKP ), Selasa (14/04/2020) malam.

Baca juga: Sopir Angkota Hingga Opang Dapat Bantuan Sembako di Tangerang

Dia mengatakan, kejadian pelemparan batu tersebut sudah berlangsung selama lima hari, terkadang siang bahkan malam pun tetap saja ada. Akhirnya, warga pun setiap malamnya selalu berkerumun, ingin mengetahui kejadian sebenarnya.

Peristiwa tersebut, lanjut Saipul, membuat sejumlah warga ketakutan, meski lemparan batu hanya merusak dan mengenai tiga rumah saja, namun lemparan batu berukuran sedang dan kecil tersebut bisa saja mengenai warga, jika warga tidak berhati – hati.

“Akibat lemparan batu tersebut, genteng asbes rumah miik warga juga ada yang rusak,” tukasnya.

Sementara Kepala Desa Badak Anom Sanwani membenarkan peristiwa tersebut, namun dirinya tidak meyakini jika ada kejadian mistis dibalik aksi teror batu tersebut.

Kepolisian Sektor (Poslsek) Pasar Kemis sudah datang kelokasi, dia mencurigai adanya warga yang sengaja menebar teror, hanya saja dirinya belum bisa menyimpulkan peristiwa tersebut, karena dirinya sedang fokus mendata warga penerima bantuan terdampak Covid – 19, bahkan pendataan juga menyita waktu sampai larut malam.

“Benar ada peristiwa itu, tapi Mustahil kalau tidak ada pelakunya, karena jaman modern kaya sekarang tidak mungkin ada istilah mistis,” singkatnya. (imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *