Tegas, Dinas Perikanan Tolak Pertambangan Emas di Perairan Cihara

  • Whatsapp
Tegas, Dinas Perikanan Tolak Pertambangan Emas di Perairan Cihara
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lebak Saepudin saat diwawancara radar24news.com di kantornya, Jumat (4/12/2020).

KABUPATEN LEBAK, RADAR24NEWS. COM-Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Lebak Saepudin menyampikan pernyataan tegas menolak aktivitas pertambangan emas di perairan Cihara, Panggarangan, Bayah atau Lebak Selatan.

Menurut Saepudin, aktivitas pertambangan emas di perairan Lebak Selatan oleh PT Graha Makmur Coalindo lebih banyak mudarat karena akan berdampak pada perekonomian masyarakat Lebak Selatan, khususnya masyarakat yang berprofesi nelayan. Oleh karena itu, Saepudin berharap, Pemerintah Provinsi (Pemrov) Banten untuk mencabut surat izin penambangan emas tersebut.

Bacaan Lainnya

“Saya menilai, aktivitas pertambangan emas di Peraiaran Cihara, Panggarangan dan Bayah itu lebih banyak mudarat ketimbang manfatnya. Mangkanya harus dihentikan,” kata Saepudin kepada wartawan radar24news.com saat ditemui diruangnya, Jumat (4/12/2020).

Baca juga: Walhi Desak Pemprov Banten Tak Beri Izin Penyedotan Emas di Lebak

Menurut Saepudin, kantor Dinas Perikanan Kabupaten Lebak sudah beberapa kali didatangi nelayan Lebak Selatan yang menyampikan penenolak aktivitas pertambangan ems itu. Namun, pihaknya hanya menjelaskan bahwa, perizinan pertambangan emas di perairan itu kewenangan Provinsi, bukan di Kabupaten lebak.

“Kami sampikan ke nelayan Lebak Selatan, bahwa dari O mil hingga 12 mil laut itu adalah kewenangan Provinsi Banten. Dan untuk 12 mil dan seterusnya itu kewengan Pusat. Baik soal izinnya atau yang lain sebagainya,” tuturnya.

Meski nelayan Lebak Selatan menyampikan penolakan, Saepudin menyarakan agar para nelayan menyelesaikan persoalan tersebut dengan baik – baik, tidak melakukan anarkis.

“Kita sudah turun ke kelompok-kelompok nelayan, agar menyampaikan penolakan secara baik tidak melakukan anarkis. Informasinya, nelayan Lebak Selatan itu akan menyampikan penolakan ke Pemprov Banten,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, masyarakat Lebak Selatan kaget PT Graha Makmur Coalindosudah melakukan penambangan emas di Perairan Cihara dengan cara melakukan penyedotan. Mengetahui hal itu, para nelayan mendatangi kapal tongkang dan melakukan pengusiran kapal tersebut. (aji/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *