Tanah Negara di Curug Badak Diduga Dijual Ke PMM, Kejati Masih Selediki

Tanah Negara di Curug Badak Diduga Dijual Ke PMM, Kejati Masih Selediki
Marketing galery Perumahan Permata Mutiara Maja.

KABUPATEN LEBAK, RADAR24NEWS.COM-Kejaksaan Tinggi (Kejati) Banten terus menyelidiki kasus dugaan penjualan tanah negara di Desa Curug Badak, Kecamatan Maja, Kabupaten Lebak seluas 9,43 Hektare. Lalu kepada siapa tanah tersebut dijual?

Berdasarkan informasi warga, tanah negara yang terletak di Blok Cipondok dan Blok Binong diduga dijual kepada pengelola Perumahan Permata Mutiara Maja (PMM). Tanah-tanah tersebut awalnya dipergunakan lahan pertanian oleh warga setempat.

Bacaan Lainnya

“Kalau yang menjualnya kami tidak tahu, tapi yang pasti diduga dijualnya ke PMM,” ungkap warga Desa Curug Badak yang minta namanya tak ditulis kepada radar24news.com, Selasa (15/3/2022).

Menurutnya, warga Desa Curug Badak mengapresiasi langkah Kejati Banten yang sedang melakukan penyelidikan dugaan penjualan tanah negara tersebut. Diharapkan, Kejati Banten bisa mengungkap siapa pelaku yang menjual tanah tersebut?.

“Saya yakin Kejati Banten bisa mengusut dengan tuntas dugaan penjualaan ini, sehingga bisa terungkap siapa pelaku penjualnya,” tegasnya.

Dia menambahkan, petisi dukungan warga terhadap Kejati Banten yang melakukan penyelidikan dugaan penjualan tanah negara ini sudah mencapai ratusaan orang. Diprediksi dukungan ini akan terus bertambah.

“Pernyataan dukungan warga Desa Curug Badak terhadap Kejati Banten saat ini sudah mencapai 245 orang. Diperkirakan dukungan akan terus bertambah,” tutupnya.

Untuk melengkapi informasi warga ini, radar24news.com sudah menghubungi Kepala Desa Curug Badak Agus Suparman. Namun hingga pukul 11.00 WIB, nomor telepon Agus dalam keadaan tidak aktif. Sementara didatangi ke Kantor Desa Curug Badak, Agus sedang tak ada di kantornya.

Lalu radar24news.com Marketing Galeri PMM, hingga pukul 15.30 WIB belum bisa menemui perwakilan dari PT Bukit Nusa Indah Perkasa selaku pengembang PMM.

“Kami hanya marketing PMM pak (menyebut wartawan), kalau persoalan it uke PR Bukit Nusa Indah Perkasa,” terang salah seorang marketing PMM yang enggan menyebutkan namanya.

Hingga berita ini ditayangkan, radar24news.com terus berusaha konfirmasi kepada Kepala Desa Curug Badak dan perwakilan dari dari PT Bukit Nusa Indah Perkasa.

Terpisah, Kasi Penkum Kejati Banten, Ivan Hebron Siahaan menyatakan bahwa tim penyidik Kejati Banten masih melakukan penyelidikan terkait dugaan penjualan tanah negara di Desa Curug Badak. Beberapa saksi sudah diminta keterangannya. Namun demikian, Ivan meminta waktu untuk menyampaikan perkembangannya.

“Saya akan infokan kang (menyebut wartawan) perkembangannya. Kasih waktu ya kang,” singkatnya. (imron)

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.