Tak ingin Kecolongan, Pemprov Banten Buatkan Perda Protkes

  • Whatsapp
Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy saat diwawancarai, Selasa (3/11/2020).

SERANG, RADAR24NEWS.COM-Hampir tujuh bulan, masyakat Provinsi Banten menjalani kebiasaan baru dalam upaya menekan penularan virus covid-19. Sejumlah daerah di Provinsi Banten sebelumnya juga, khususnya Tangerang Raya sempat beberapa kali mesuk kedalam zona merah atau zona beresiko tinggi, meski saat ini semua wilayah saat ini telah menyandang zona orange atau resiko sedang.

Meski begitu, Wakil Gubernur Banten, Andika Hazrumy mengatakan, perang terhadap covid-19 belum selesai, sehingga perlu untuk dibuatkannya Peraturan Daerah (Perda) yang menjamin terselenggaranya protokol kesehatan (Protkes) dalam upaya pencegahan covid-19 agar tidak kembali mewabah.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, hal itu karena sampai saat ini masih ditemukannya pelanggaran protokol kesehatan terjadi dilapangan yang dapat beresiko terjangkit.
Dengan dibuatkannya perda tersenut, nantinya pelaksanaan hingga pengenaan sanksi kepada pelanggar hingga penganggarannya diharapkan bisa lancar.

“Perlu untuk dilakukannya pengetatan protokol, masih adanya trasing masyarakat menghindari rapid test, mengindahkan himbauan pemerintah agar tidak.keluar rumah. Makanya kita buatkan Perda ini,” terang Andika dalam pidato Rapat Paripurna Penyampaian Nota Pengantar Gubernur mengenai Raperda Usul Gubernur tentang Penyelenggaraan Protokol Kesehatan dalam Pencegahan, Penaganan dan Pemulihan Ekonomi Daerah Pada saat Covid – 19, Selasa (3/11/2020).

Baca juga: Dalam 30 Hari, Polresta Tangerang Tangkap 10 Tersangka Narkoba

Selain itu, sambung Andika, dengan dibuatkannya Perda protokol kesehatan ini bertujuan untuk memberikan perlindungan kepada para petugas, menumbuhkan kesadaran masyarakat, mempercepat mata rantai dan membangun kemitraan antar berbagai pihak dalam menyelnggaraan pencegahan covid-19. (den/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *