Sodomi Gadis Asal Mauk, Oknum Centeng Akhirnya Diciduk Polisi

  • Whatsapp
Centeng mauk sodomo gadis mauk
Bapak Korban dan Korban saat ditemui wartawan radar24news.com di Polsek Mauk, Polresta Tangerang, beberapa bulan lalu. (dokumen radar24news.com)

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM Oknum centeng berinisial JA (50) akhirnya ditangkap petugas Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang lantaran diduga kuat telah menyodomi gadis berinisial I, warga asal Desa Marga Mulya, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang.

Kepala Unit (Kanit) Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Satreskrim Polresta Tangerang AKP Agus Ahmad membenarkan, pelaku pencabulan berinisial JA telah ditangkap dan saat ini sudah mendekam di sel tahanan Polresta Tangerang.

Bacaan Lainnya

“Betul bang (menyebut wartawan_red), kami sudah menangkapnya. Setelah kami menemukan dua alat bukti,” kata Agus saat dikonfirmasi radar24news.com melalui telepon, Selasa (27/10/2020).

Agus mengatakan, pelaku ditangkap dirumahnya tanpa perlawanan. Selain itu, pihaknya juga kembali menanyakan atas perbuatan itu, pelaku telah mengakuinya.

“Pelaku kooperatif saat ditangkap. Bahkan, pelaku juga mengakui perbuatannya,” ujarnya.

Dugaan kasus ini sebelumnya diberitakan radar24news.com 13 Agustus 2020, saat itu bapak korban benisial DA mengeluhkan, laporan tekait dugaan sodomi yang dialami anaknya berinisial I ditolak oleh Polresta Tangerang. Ternyata, laporan bapak korban tersebut bukan ditolak, korban saat itu belum bisa dihadirkan lantaran masih mengalami trauma.

BACA JUGA: Viral, Oknum Centeng Diduga Sodomi Gadis Asal Kecamatan Mauk

Setelah wawancara dengan wartawan radar24news.com, keesokan harinya DA kembali melaporkan ke PPA Satreskrim Polresta Tangerang. Saat itu, korban langsung dilakukan visum dengan diatar oleh penyidik PPA Satreskrim Polresta Tangerang.

“Saya berharap, perlaku dihukum sesuai dengan perbuatannya,” singkat bapak korban DA. (ade maulana/imron/vero)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *