Siswi SMP Korban Pemerkosaan Melahirkan di RSUD Balaraja, Kapan Tersangka Diamankan?

  • Whatsapp
Siswi SMP Korban Pemerkosaan Melahirkan di RSUD Balaraja, Kapan Pelaku Diamankan
Kondisi rumah korban yang miris (kanan foto) dan Kondisi terkini korban di RSUD Balaraja (kiri foto)

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Penanganan kasus persetubuhan anak dibawah umur yang menimpa Melati (13), siswa SMP asal Desa Sukaharja, Kecamatan Sindangjaya, Kabupaten Tangerang, kini masih ‘jalan ditempat. Sebab, hingga saat ini, polisi belum juga menuntaskan kasus tersebut, padahal Mawar saat ini akan melahirkan di RSUD Balaraja.

Kasus itu pun menjadi pekerjaan rumah bagi Kepolisian Resor (Polres) Metro Tangerang Kota, yang diharapkan bisa menuntaskan kasus tersebut, karean kasus tersebut sudah dilaporkan pada 4 Juni 2021 lalu.

Bacaan Lainnya

Ibu korban, Aminah (49) mengatakan, kondisi anaknya saat ini tinggal menunggu waktu untuk melahirkan di ruang bersalin RSUD Balaraja. Aminah berharap, proses persalinan anaknya berjalan lancar.

“Berdasarkan pengecekan dokter, diprediksi hanya hitungan jam. Minta doannya, semoga proses persalinan berjalan lancar,” kata Aminah kepada tim radar24news.com saat mejenguk korban ke RSUD Balaraja, Jumat (16/7/2021).

Baca juga: Dicekoki Miras, Pelajar SMP Asal Sindang Jaya Tangerang Disetubuhi Hingga Hamil

Awalnya, dirinya tidak mengetahui anaknya hamil karena korban tidak pernah menceritakan kejadian yang dialaminya. Selain itu, perut korban tidak terlihat seperti hamil. Namun sekitar awal Juni 2021, dirinya curiga dengan perubahan kondisi korban yang sering mendadak menggigil dan pingsan.

“Melihat kondisi tersebut, saya bawa ke salah satu bidan di Sindang Jaya. Dan ternyata korban hamil,” tuturnya.

Setelah itu, dirinya meminta anaknya jujur untuk menceritakan peristiwa yang dialaminya. Akhirnya anaknya cerita bahwa telah distubuhi seorang pria berinisial AJ alias BL asal Kecamatan Pakuhaji, Kabupaten Tangerang. Menurut anaknya, kata Aminah, sebelum disetubuhi anaknya diberi air berwarna putih yang diduga minuman keras.

“Saya langsung lapor ke Polresta Tangerang, tapi diarahkan ke Polres Metro Tangerang Kota karena TKP wilayan sana,” ucapnya.

Aminah menambahkan, meskipun korban dan beberapa saksi sudah diminta keterangan penyidik Polres Metro Tangerang. Namun saat ini tersangka belum juga diamankan. Polisi beralasan bahwa penyidik sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman)

“Harapan saya pelaku segera diamankan polisi, masa polisi hanya satu di Polres Metro Tangerang,” tutupnya.

Terpisah, salah seorang penyidik Unit PPA Satreskrim Polres Metro Tangerang Kota membenarkan laporan tersebut. Menurutnya, kasus tersebut terhambat karena beberapa penyidik terpapar Covid-19 dan sedang menjalani isolasi mandiri (Isoman)

“Senin (19/7/2021) mendatang, kami akan melakukan gelar perkara bang. Kami langsung akan tangkap pelakunya. Kemarin itu, kita terhabat karena banyak penyidik sedang Isoman,” kata penyidik ini yang minta namanya tidak ditulis melalui telepon. (mg-iqbal/mg-agis/mey/ade/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.