Setahun Ambrol, Jembatan Sungai Ciberang di Lebak Belum Diperbaiki

  • Whatsapp
Setahun Ambrol, Jembatan Sungai Ciberang di Lebak Belum Diperbaiki
Kondisi Jembatan Sungai Ciberang di Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak.

KABUPATEN LEBAK, RADAR24NEWS.COM-Jembatan Sungai Ciberang di Desa Ciladaeun, Kecamatan Lebak Gedong, Kabupaten Lebak yang ambrol akibat bencana banjir pada 1 Januari 2020 lalu, hingga saat ini belum diperbaiki. Akhirnya, warga setempat terpaksa gotong royong memperbaiki jembatan dengan kayu dan bambu seadanya.

Pantuan radar24news.com dilokasi, jembatan semi permanen tersebut tingginya hanya sekitar 150 sentimeter dari sungai Ciberang. Sementara lebarnya sekitar 2 meter. Bisa dipastikan ketika debit air Sungai Ciberang tinggi, jembatan tersebut akan tenggelam.

Bacaan Lainnya

Salah seorang warga sekitar, Rasmin menuturkan, saat jembatan ambrol akibat banjir melanda wilayahnya pada tahun lalu, warga di Desa Cilandaeun sempat terisolir beberapa bulan. Sebab, jembatan akses utama warga tersebut tidak segera diperbaiki. Akhirnya, warga bersama aparatur Desa berinisiatip untuk membangun jembatan semi permanen.

“Jembatan semi permanen itu dibangun warga. Karena hampir beberapa bulan terisolir, sementara mengaharpkan dibangun pemerintah hingga saat ini juga belum dibangun juga,” kata Rasmin saat ditemui dilokasi, Selasa (2/3/2021).

Baca juga: Akibat Covid-19, Lima Kantor di Kabupaten Lebak Di-Lockdown

Terpisah, Kepala Desa Ciladaeun Yayat Dimiyati Kepala Desa Ciladaeun memebanrkan, Jembatan Sungai Ciberang tersebut sudah setahun tidak diperbaiki. Menurutnya, kondisi jembatan yang dibangun semi permanen oleh warga dan aparatur desa tersebut mempersulit mobilitas masyarakat.

“Jembatan itu putus sudah dari tanggal 1 januari 2020. Setahu saya, jembatan itu sudah di anggarkan oleh Provinsi Banten, tapi memang hingga saat ini belum di realisasikan,” katanya.

Menurutnya, jika air Sungai Ciberang pasang atau tinggi, jembatan yang terbuat dari papan itu pun tenggelam tidak bisa dilewati. Untuk itu, dia berharap kepada Pemprov Banten untuk segera memperbaiki jembatan dengan permanen.

“Kalau air sungai tinggi, warga disini pasti terisolir karena jembatan terendam air tidak bisa dilalui. Untuk itu, saya berharap Pemprov Banten secepatnya menghujudkan pembanguna jembatan permanen,” pungkasnya. (angga)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.