Saat Bersihkan Kali Dadap Kosambi, Menteri Yasonna Temukan Kasur

  • Whatsapp
Menteri Yasonna
Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia (Menkum HAM) Yasonna Laoly saat diwawancara radar24news.com usai bakti sosial membersihkan Kali Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang, Minggu (10/1/2021).

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Menteri Hukum dan HAM (MenkumHAM) Yasonna Laoly menghadiri kegiatan bakti sosial dalam rangka hari jadi PDI Perjuangan ke 48 pada Minggu (10/1/2021).

Bakti sosial tersebut dilakukan dengan cara membersihkan saluran air di kawasan Dadap, Kabupaten Tangerang yang penuh dengan sampah.

Bacaan Lainnya

Yasonna menuturkan, untuk memperingati hari jadi partai berlogo banteng tersebut, pihaknya ingin memberikan dampak baik pada lingkungan, mengingat saat ini Pandemik Covid-19 pun masih melanda Indonesia.

“Jadi kami memilih tema Cinta Kebersihan, dimana salah satunya yakni kebersihan DAS (Daerah Aliran Sungai) Ciliwung,” ujar Yasonna kepada radar24news.com di sekitar Kali Dadap, Kecamatan Kosambi, Kabupaten Tangerang.

Yasonna menuturkan, dipilihnya kawasan Dadap, Kabupaten Tangerang ini lantaran dilihat dari kondisinya yang cukup memprihatinkan.

“Kita survei, ternyata di wilayah Kali Dadap ini sangat parah sekali pencemaran lingkungannya, saat ini keruk kalinya kita temukan ada kasur, sofa, bahkan lemari di dalam kali ini,” ungkap Yasonna.

Baca juga: Cari Korban Sriwijaya Air Jatuh, Relawan Gabungan Bangun Posko di Tanjung Kait Mauk

Yasonna menuturkan, kegiatan ini juga sebagai bentuk sosialisasi kepada masyarakat sekitar untuk ikut peduli terhadap kebersihan lingkungan agar tercipta taraf hidup yang laik dan baik.

“Makanya kita harapkan ini bukan hanya sebagai kegiatan celebration, tapi juga mengajak masyarakat sekitar Kali untuk merawat dan menjaga lingkungan agar ada yang bisa kita wariskan untuk generasi berikutnya,” jelasnya.

Sementara itu, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Marinus Gea mengaku prihatin dengan adanya kondisi Kali Dadap. Kumuhnya wilayah Kali Dadap ini dikhawatirkan dapat menyebarkan Covid-19 semakin cepat.

“Tentu kita prihatin dengan kondisi lingkungan yang kurang sehat, apalagi di kondisi Covid-19 ini agak lebih mudah menambah penyakit lain selain Covid-19 dan ini juga bisa mempercepat penyebaran Covid-19 yang luar biasa karna bisa menambah virus lain,” ujar Marinus.

Marinus juga meminta kepada Pemerintah Daerah untuk lebih serius dalam melakukan pembersihan Kali Dadap tersebut. Hal tersebut agar, Kali dapat kembali berfungsi sebagai saluran irigasi yang dapat dinikmati bersama.

“Kemudian urusan ini ada info dari Pak Camat ini perairan irigasi Angkasa Pura II, supaya bangunan liar dipinggir kali ini bisa ditertibkan sehingga bisa dilakukan normalisasi karena bangunan liar ini yang menambah beban sungai,” ungkapnya. (siti nurhasanah/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *