Rumah Warga di 7 Desa Kebupaten Lebak Terendam Banjir

  • Whatsapp
Rumah Warga di 7 Desa Kebupaten Lebak Terendam Banjir
Kondisi banjir di Kabupaten Lebak.

KABUPATEN LEBAK, RADAR24NEWS.COM-Rumah warga di 7 Desa Kabupaten Lebak terendam banjir akibat curah hujan yang tinggi dan luapan air sungai, Kamis (3/12/2020). Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Banten, tujuh desa yang terendam banjir itu berada di Kecamatan Cimarga, Banjarsari, Cikulur, Gunung Kencana dan Kecamatan Cibadak.

Kepala Seksi (Kasie) Penanganan Kedaruratan pada BPBD Provinsi Banten, Sumardi mengatakan, selain rumah warga di tujuh desa terendam banjir, Jalan Rangjasbitung-Leuwidamar amblas sedalam 100 sentimeter.

Bacaan Lainnya

“Akibat, curah hujan yang tinggi sehingga air di aliran sungai meluap. Ada tujuh desa dan lima kecamatan yang terendan banjir,” kata Sumardi kepada wartawan radar24news.com, Kamis (3/12/2020).

Baca juga: HUT Lebak ke 192, Pengamat Sarankan Iti-Ade Jalankan Rekom Ombudsman

Sumardi menuturkan, ratusan rumah yang terendam banjir itu berada di Desa Girimukti dan Desa Inten Jaya, Kecamatan Cimarga. Sementara di Kecamatan Banjarsari, banjir terjadi di Desa Cidahu dan Desa Keusik.

“Di Kecamatan Cikulur banjir merendam Desa Cigoong Selatan, untuk di Gunung Kencana dan Cibadak banjir merendam Desa Cikakar dan Desa Tambakjaya,” tururnya.

Menurut Sumardi, akibat bencana tersebut, sebanyak 52 rumah di desa Girimukti terendam banjir dengan ketinggian 80 sentimeter.

Sedangakan, untuk di desa Inten Jaya sebanyak 51 rumah terendam banjir dengan ketinggian 50 sentimeter. Satu pondok pesantren Al-Ikhsan di desa cidahu kecamatan Banjarsari terendam banjir.

Selanjutnya, ada 10 rumah di Cikulur terendam banjir dengan ketinggian 50cm, dan satu rumah di desa tambakbaya terendam banjir dengan ketinggian 20 cm. Satu rumah rusak ringan di desa muaradua dan satu rumah terancam longsor di desa Wantisari.

Sumardi menyebutkan, untuk saat ini BPBD Banten telah terjun untuk melakukan evakuasi yang berada di wilayah yang terendam banjir.

“Tim telah terjun untuk membantu warga dan BPBD terus berkoordinasi dengan pihak Kecamatan, Polsek, dan koramil serta instansi lainnya guna melakukan pendataan,” pungkasnya. (jum/aji)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *