Ruangan Apotek, Tempat Napi Rutan Jambe Beli Narkoba

  • Whatsapp
Ruangan Apotek, Tempat Napi Rutan Jambe Beli Narkoba
Mantan Napi sebut saja Ahmad mengungkapkan keberadaan Apotik di Rutan Jambe, Kabupaten Tangerang.

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Narapidana (Napi) Rumah Tahanan (Rutan) Kelas I Tangerang atau Rutan Jambe mengungkapkan, ada satu kamar yang disebut ruangan Apotek, tempat bagi narapidana membeli narkoba jenis sabu-sabu. Ruangan Apotik tersebut berada di Gedung Hidayah Lantai 2 dan menyatu dengan koperasi Jeera.

“Jadi ruangan apotik itu menyatu dengan koperasi Jeera. Apotek itu, ya, sebutan untuk tempat di mana kita bisa membeli secara dalam kata kutip legal, (yaitu) sabu,” ungkap Narapidana asal Kabupaten Tangerang yang minta namanya tidak ditulis ini kepada radar24news.com melalui telepon.

Bacaan Lainnya

Baca juga: Buruan Donor Darah di GUD Pemkab Tangerang, Ada Doorprize 2 Motor

Menurut napi yang terjerat kasus narkoba ini, ruangan apotek tersebut seolah menjadi ruangan biasa. Sebab petugas yang berjaga pun tahu dengan fungsi ruangan itu. Namun, Kepala Rutan (Karutan) Jambe Fonika dipatikan tidak mengetahui ruangan apotik tersebut. Sebab, setiap Karutan melakukan infeksi mendadak (Sidak), anggota Kesatuan Pengamanan Rutan (KPR) memberikan kode khusus untuk membersihkan ruangan apotik tersebut

“Kalau keberadaan Koperasi Jeera, pak Karutan tahu. Tapi keberadaan ruangan apotik tidak tahu. Itu karena anggota KPR mensterilkan apotik dan barang-barang haramnya jika Karutan sidak,” ujarnya.

Dia menambahkan, keberadaan apotik di Rutan Jambe tersebut baru beroperasi beberapa bulan. Hingga saat ini, keberadaan apotik masih beroperasi.

“Apotik masih jalan terus, barang (sabu) ready terus,” ungkapnya.

Sisi kelam didalam Rutan Jambe bukan hanya diceritakan oleh Narapidana yang masih menjalani masa hukuman saja. Namun, Mantan Narapidana Rutan Jambe, Sebut saja Ahmad mengatakan hal yang sama. Menurutnya, Apotik di Rutan Jambe sudah beroperasi saat Karutannya Fonika. Namun demikian, Ahmad juga mengatakan bahwa Fonika dipastikan tidak tahu keberadaan apotik tersebut.

“Betul Apotik itu ada. Sampai hari ini pun masih beroperasi. Itu saya ketahui dari teman yang masih didalam,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Rutan Kelas I Tangerang Fonika mengatakan, pihaknya komitmen untuk memberantas narkotika. Oleh karena itu, Fonika meminta radar24news.com untuk ketemu pada Rabu (16/6/2021) mendatang.

“Kalau Koperasi Jeera itu memang ada, begini saja mas (menyebutkan wartawan) kapan bisa ke kantor ketemu saya. Nanti kita panggil orang Jeeranya biar semuanya terang benerang. Kalau ada yang disitu, kita panggil saja Kasatnarkoba. Saya dan jajaran komit untuk memberantas kaya gitu. Hari Rabu (16/6/2021) ya ketemu saya,” kata Fonika melalui telepon, Senin (14/6/2021).

Diketahui, setelah konfirmasi ke Fonika, Petugas sedang melakukan rajia ke kamar Napi. Namun, razia itu dipastikan bocor lantaran Handphone (HP) milik para Napi langsung disembunyikan.

“Bang (menyebut wartawan), ada razia sekarang. HP saya mau disembunyikan dulu. Nanti saya hubungi lagi,” tambah Napi yang menjadi narasumber radar24news.com saat menghubungi kembali. (ade maulana/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.