Ribuan Karyawaran di Kabupaten Lebak Dirumahkan

  • Whatsapp
Ilustrasi : Salah seorang karyawan pabrik Semen Merah Putih di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak sedang berswafoto. (istimewa)

KABUPATEN LEBAK,RADAR24NEWS.COM-Ribuan karyawan di Kabupaten Lebak dirumahkan karena tutupnya enam buah perusahaan. Ke-6 buah perusahaan menyatakan tutup terdiri dari PT Balaraja Sembada, PT Parako, PT Nusa Alam Rubber dan PT Andhika, PT. Sejin Lestari Furniture dan PT. Karya Perdana Indonesia.

“Tutupnya perusahaan kena imbas wabah covid 19. Sehingga membuat ribuan karyawan terpaksa harus diistirahatkan,” kata Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Cabang Kabupaten Lebak Pepep Faisaluddin kepada wartawan, Kamis (23/4/2020).

Pepep mengaku, sangat prihatin atas tutupnya sejumlah perusahaan. Wabah virus covid tidak hanya menyerang tubuh manusia tetapi berdampak buruk terhadap semua sektor.

“Terutama sektor industri yang mengandalkan bahan baku impor dan mengekspor hasil produksi. Sepertihalnya PT Balaraja Sembada yang tutup karena bahan bakunya impor dan PT Parako tutup karena tidak bisa mengekspor,” ujarnya.

Pepep mengungkapkan, tutupnya  ke-dua perusahaan menimbulkan masalah baru. Bertambahnya jumlah pengangguran.

“Semoga saja wabah covid-19 bisa segera berakhir. Tidak sampai membuat ekonomi warga lebih terpuruk lagi,” harapnya

Baca juga: Pemdes Diminta Segera Bentuk Desa Siaga Covid-19 di Kabupaten Lebak

Sementara itu, Sekretaris Apindo Lebak Ace Sumirsa Ali menuturkan, penyebab tutupnya perusahan sangat beragam,”rata-rata karena bahan bakunya tidak ada. Seribuan lebih karyawan di rumahkan,’ katanya.

Ace menuturkan, semua perusahaan yang masih beroperasi sekarang ini sedang berupaya mempertahankan tidak sampai tutup. Sekalipun ditengah kondisi sekarang ini.

“Semua lagi berjibaku agar dapat bertahan. Masing-masing manajemen sedang berjuang dan kita doakan semoga tidak sampai tutup semua karena enam perusahaan saja sudah ribuan apalagi kalau semua tutup maka bisa tembus puluhan ribu dan itu tentunya tidak kita harapkan,” tuturnya.

Ace menambahkan, bahwasannya banyak perusahaan besar kemungkinan ada tidak sampai memberikan THR kepada karyawannya.

“Jangankan THR, orang menggaji saja kesulitan. Bahkan itu tadi ada sudah mengistirahatkan karyawan sampai batas waktu keadaan normal kembali,” tukasnya.

Terpisah, Manager HRD dan GA PT Sejin Agus Winarto mengatakan, PT Sejin Lestari Furniture dan PT Karya Perdana Indonesia meliburkan seluruh karyawannya.

“Seluruh karyawan diliburkan. Sehubungan dengan adanya wabah Covid-19 dan banyak order yang di pending oleh costumer,” singkatnya. (yud/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *