Ratusan Jamaah Haul di Pasar Kemis Jalani Rapid Tes, Hasilnya Bikin Kaget

  • Whatsapp
Ratusan Jamaah Haul di Pasar Kemis Jalani Rapid Tes, Hasilnya Bikin Kaget
Kondisi warga menjalani rapid test yang digelar Satgas Covid-19 Kabupaten Tangerang, Rabu (2/12/2020).

KABUPATEN TANGERANG-RADAR24NEWS.COM-Ratusan jamaah yang menghadiri acara Haul Tuan Tuan Syekh Abdul Qodir Jaelani ke-62 di Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Istiqlaliyyah Kampung Cilongok Desa Sukamantri, Kecamatan Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang, Minggu (29/11/2020) lalu, berbondong-bondong menjalani rapid test. Hasilnya, bikin kaget lantaran tidak ada satupun yang reaktif atau tidak terpapar virus corona atau Covid-19.

Camat Pasar Kemis Chaidir mengatakan, Satuan Tugas (Satgas) Pencegahan dan Penanganan Covid-19 Kabupaten Tangerang melakukan tracing dengan cara melakukan rapid tes kepada ratusan jamaah yang menghadiri Haul Tuan Tuan Syekh Abdul Qodir Jaelani ke-62. Hasilnya, tidak ada yang reaktif.

Bacaan Lainnya

“Rapid test dimulai pukul 09.00 WIB hingga pukul 15.00 WIB, sudah ratusan yang di rapid. Alhamdulillah, hasilnya tidak ada yang reaktif,” kata Chaidir kepada wartawan, Rabu (2/12/2020).

Baca juga: Pasca Haul di Pasar Kemis, Pemkab Tangerang Pantau Kesehatan Jamaah

Menurutnya, respon masyarakat untuk menjalani rapid test cukup tinggi. Terbukti, hari ini tidak semua bisa terlayani. Oleh karena itu, pelaksanan rapid test akan kembali dilaksanakan pada Kamis (3/12/2020) hingga Sabtu (5/12/2020) mendatang.

“Pelaksaan rapid tes akan dilakukan bertahap, tapi kami sudah menyediakan lebih dari 1.000 alat rapid tes untuk melayani masyarakat yang antusias untuk menjalani rapid tes,” ujarnya.

Terpisah, Kepala Desa Sukamantri Nana Ibnu Khaldun mengucapkan, terimakasih kepada Pemkab Tangerang yang sudah melayani masyarakat untuk menggelar rapid tes. Menurutnya, masyarakat Desa Sukamantri sangat antusias saat mendegar akan digelar rapid tes gratis.

“Saya juga apresiasi kepada masyarakat yang sangat antusias untuk ikut menjalani rapid tes,” pungkasnya. (ade maulana)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1 Komentar

  1. woy klo lo pengen duit dr pemerintah ngomong langsung aja bangke, ga udh bikin onar ngasih berita palsu..