Rampok Pegawai Koperasi BMI di Mauk, Teknisi Hotel Santika Dibekuk

  • Whatsapp
Rampok Pegawai Koperasi BMI di Mauk
Pelaku dan kendaraannya dihadirkan dalam konferensi pers di Mapolresta Tangerang, Senin (1/3/2021).

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM – Pria berinisial RA (27 tahun), warga Kecamatan Kronjo, Kabupaten Tangerang kini mendekam di sel tahanan Polresta Tangerang. Teknisi Hotel Santika ini tega merampok Agustiana alias Nana, pegawai Koperasi Syariah Benteng Mikro Indonesia (BMI) di Jalan Raya Mauk-Rajeg, Kecamatan Mauk.

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Wahyu SB menjelaskan, perampokan itu berawal saat korban pulang dari tempat kerjannya. Sesampainya di Jalan Raya Mauk-Rajeg, korban dipepet oleh pelaku dengan mengendarai motor Yamaha NMAX. Kemudian, pelaku langsung merampas tas milik korban.

Bacaan Lainnya

“Modus operadi yang dilakukan pelaku berinisial RA ini pepet rampas,” kata Wahyu kepada radar24news.com saat dikonferensi pers di Mapolresta Tangerang, Senin (1/3/2021).

Setelah mendapatkan laporan korban, lanjut Wahyu, tim Satreskrim Polresta Tangerang bersama Polsek Mauk langsung bergerak cepat. Kemudian tim berhasil mengidentifikasi kendaraan yang digunakan pelaku. Dan akhirnya, pelaku berhasil ditangkap dirumahnya di Kecamatan Kronjo.

“Selain berhasil mengamankan pelaku, kami juga berhasil mengamankan barang bukti motor dan handphone milik korban. Sementara uang sebesar Rp 2 juta sudah habis dipakai pelaku,” tuturnya.

Berdasarkan pengakuannya, kata Wahyu, pelaku ini sudah sebanyak tiga kali melakukan tindak pidana perampasan di wilayah hukum Polresta Tangerang. Dalam menjalankan aksinya, pelaku menyasar perempuan yang mengendarai sepedah motor sendirian.

BACA JUGA: Niat Menolong, Pria Asal Jakatra Utara Ditangkap Polisi

“Pelaku mengakui, bahwa dalam menjalankan aksinya sendiri,” ungkapnya.

Wahyu menambahkan, pihaknya menerat pelaku dengan pasal 365 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Tindak Pidana Pencurian dengan Kekerasa,

“Ancaman pidananya, sembilan tahun penjara,” tutupnya.

Sementara itu, pelaku RA mengaku perbuatannya. Menurutnya, perbuatannya tersebut untuk memenuhi kebutuhan hidup.

“Saya melakukan perbuatan itu sendiri, pekerjaan saya teknisi di Hotel Santika,” singkatnya. (ade maulana)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.