Puskemas Cipete Raib, Masyarakat Demo di Kantor Walikota Tangerang

  • Whatsapp

KOTA TANGERANG,RADAR24NEWS.COM-Sejumlah masyarakat Kelurahaan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang yang tergabung kedalam koalisi masyarakat cipete menggelar demontrasi di depan kantor Walikota Tangerang, Kamis (23/7/2020).

Mereka menggelar demontrasi untuk menyampaikan tuntutan raibnya atau hilangnya Puskemas Cipete.

Bacaan Lainnya

Pantauan wartawan, demontrasi itu diawali dengan berjalan kaki dari pintu masuk Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang menuju kantor Walikota Tangerang. Selaian itu massa demontrasi juga membawa spanduk berukuran sekira 2 kali 10 meter dengan bertulisankan ‘Pemerintah Jangan Tutup Mata, Kemana Hilangnya Pelayanan Kesehatan Puskemas Cipete’.

Koordinator aksi Saipul Basri mengatakan, Gedung Puskesmas Cipete di Kelurahan Cipete, Kecamatan Pinang, Kota Tangerang telah lama hilang akibat tergusur oleh proyek strategis nasional Tol Joor II.

Namun demikian, hingga saat ini Pemkot Tangerang tidak bisa berbuat banyak. Padahal, keberadaan Puskemas itu sangat membantu masyarakat dibidang kesehatan.

“Seperti sekarang ditengah pandemi Covid-19 masyarakat sangat membutuhkan pelayanan kesehatan. Jadi kemana hak masyarakat untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang merupakan pelayanan dasar,” kata pria yang akrab dipanggil Marcel ini disela-sela aksinya.

Ketika Puskemas Cipete digusur, lanjut Marcel, Pemkot Tangerang telah berjanji untuk memindahkan atau merelokasi bangunan Puskesmas tersebut. Namun hingga sekarang janji itu belum terhujud.

“Kami menilai janji itu bohong, itu hanya pencitraan. Karena sampai sekarang Puskemas Cipete belum ada gantinya,” ujarnya.

Marcel menambahkan, keberadaan Puskemas sebagai pelayanan dasar kesehatan adalah hal yang sangat penting untuk masyarakat, terlebih saat pendemi Covid-19 seperti sekarang. Untuk itu, Marcel menilai Pemkot Tangerang tidak ada keseriusan untuk menangani pelayanan kesehatan.

“Mana janji Pemkot Tangerang untuk mengganti Puskemas Cipete. Ini bukti tidak ada keseriusan,” pungkasnya. (hendra setiawan)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *