Puluhan Penumpang KRL Dilarang Naik di Lebak, Kenapa Ya?

  • Whatsapp
Sejumlah penumpang dicek suhu tubuhnya oleh petuhas Stasiun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak sebelum naik KRL, Senin (13/4/2020).

KABUPATEN LEBAK,RADAR24NEWS.COM-Puluhan calon penumpang di Stasiun Rangkasbitung, Kabupaten Lebak gagal naik KRL tujuan Tanah Abang karena suhu tubuhnya diatas 38 derajat celcius. PT KAI melarang setiap calon penumpang yang suhunya diatas 38 derajat menaiki kereta api maupun KRL.

“Harusnya, jam 14.00  itu saya sudah berangkat. Namun dilarang petugas karena suhu tubuh saya pas dicek pakai alat hasilnya 38 derajat celcius,” kata Reni salah satu calon penumpang yang gagal berangkat naik KRL tujuan Stasiun Tanah Abang, Senin (13/4/2020).

Reni mengaku, tidak menyangka bakal gagal naik KRL. Lantaran kondisi tubuhnya baik-baik saja tidak sedang sakit flu maupun panas.

“Hanya saja memang dari rumah ke stasiun naik sepeda motor ditambah kondisi cuaca sedang panas terik. Sehingga pas dicek pakai alat, suhu tubuhnya mencapai 38 derajat celcius,” ungkapnya.

Lebih lanjut Reni mengapresiasi, pihak PT KAI yang menjalankan SOP namun tidak menyuruhnya langsung pulang tetapi diberikan kesempatan untuk beristirahat terlebih dahulu.

“Jadi kita diberi kesempatan menstabilkan suhu tubuh karena memang banyak juga kejadian suhu tubuh naik bukan sakit tapi habis panas-panasan. Ya mau-tidak mau kita juga ikuti prosedur dan mudah-mudahan suhunya kembali normal dan bisa naik KRL keberangkatan terakhir,” tukasnya

Baca juga: Heboh Warna Air Sumur Warga Lebak Berubah Biru

Reni menambahkan, KRL keberangkatan terakhir pukul 15.30 sesuai jadwal terbarunya.

“Kalau gak turun juga ya paling pulang lagi. Habis gimana lagi kan itu sudah aturan dan kita juga harus memakluminya karena memang untuk kebaikan bersama mencegah penyebaran virus corona,” ujarnya.

Arif, calon penumpang lainnya menambahkan, selain suhu tubuh tinggi, PT KAI juga melarang calon penumpang tidak memakai masker.

“Bagi tak pakai masker dilarang masuki area stasiun. Jangankan mau naik mau masuk juga harus pakai masker,” singkatnya. (yud/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *