PSK Diciduk saat Asyik Layani Pelanggan di Warem Solear

  • Whatsapp
Petugas gabungan Satpol PP Kabupaten Tangerang, Polsek Cisoka, dan anggotaa TNI mengamankan belasan PSK di Warem Kampung Kemantren, Desa Adiyasa, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM– Keberadaan praktik prostitusi di Kabupaten Tangerang diam-diam masih menjamur. Buktinya, dari razia yang digelar Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Tangerang dan Polsek Cisoka, Sabtu (29/2/2020) dini hari. Petugas gabungan itu, menjaring belasan perempuan diduka pekerja seks komersial (PSK) yang biasa mangkal di warung remang-remang (Warem) di Kampung Kemantren, Desa Adiyasa, Kecamatan Solear, Kabupaten Tangerang.

Kepala Satuan (Kasat) Satpol PP Kabupaten Tangerang, Bambang Mardi Sentosa mengatakan, razia gabungan yang digelar ini berawal dari laporan masyarakat yang resah dengan adanya dugaan praktik prostitusi berkedok warung di Kampung Kemantren, Desa Adiyasa, Kecamatan Solear.

“Totalnya, ada 13 PSK kami amakan dari warem itu,” kata Widodo kepada wartawan.

Diantara 13 PSK itu, lanjut Bambang, ada yang terciduk saat sedang melayani pelanggannya. Ada juga, PSK yang kabur dari pintu belakang warem saat melihat petugas datang. Kemudian, pihaknya membawa 13 PSK itu ke UPT Rehabilitasi PMKS Kabupaten Tangerang di Kecamatan Jayanti.

“13 PSK itu, kami bawa ke UPT PMKS Kabupaten Tangerang untuk mendapakan pelatihan,” ungkapnya.

Saat ditanya alasan wanita itu jadi PSK, Bambang mengungkapkan, sebagian mengaku terpaksa karena terdesak ekonomi keluarga. Baik, butuh biaya untuk pengobatan keluarga yang sedang sakit hingga keperluan anak sekolah.

’’Itu memang sudah alasan klasik. Yang jelas, perilaku seperti ini sudah melanggar perda,’’ ujarnya.

Bambang menambahkan, sebagai upaya pemberantasan penyakit masyarakat, selanjutnya petugas akan terus memantau sejumlah warung remang-remang yang sudah masuk dalam pemetaan.

“Selain PSK, kami juga mengamankan puluhan botol miras di warem tersebut,” pungkasnya. (imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *