PSBB di Kota Tangerang Dibelakukan Hingga 1 Mei 2020

  • Whatsapp
Walikota Tangerang Arief R Wisnasyah memantau persiapan PSBB di Sejumlah wilayah di Kota Tangerang, Kamis (16/4/2020).

KOTA TANGERANG,RADAR24NEWS.COM-Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang telah menerbitkan administrasi jelang pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang akan dimulai pada hari Sabtu, 18 April hingga 1 Mei 2020.

Walikota Tangerang Arief R Wismansyah mengatakan, Pemkot Tangerang telah menyusun pedoman dan aturan pelaksanaan PSBB di Kota Tangerang dalam bentuk Perwal dan juga Kepwal. Pedoman tersebut tertuang dalamPeratuean Walikota (Perwal) nomor 17 tahun 2020.

“Selain Perwal, Pemkot juga sudah membuat Keputusan walikota nomor 443/Kep.318-BPBD/2020. Disana jelaskan semua pedoman soal PSBB di Kota Tangerang,” kata Arief di gedung Pusat Pemerintahan Kota (Puspemkot) Tangerang, Kamis (16/4/2020).

Baca juga: Pemkot-Kemendagri Beda Data Dana Penanganan Covid-19 di Kota Tangerang

Arief menegaskan, dalam aturan tersebut isinya tentang pemberlakuan pelaksanaan PSBB dalam penanganan virus corona tau Covid19 di Kota Tangerang.

Dalam Perwal tersebut juga, lanjut Arief, pemberlakuan pelaksanaan PSBB selama 14 hari di Kota Tangerang terhitung mulai tanggal 18 April 2020 sampai 1 Mei 2020.

“Pemberlakuan pelaksanaan PSBB selama 14 hari berdasarkan rekomendasi gugus tugas percepatan penanganan Covid19 Kota Tangerang,” ujarnya

Menurut Arief, poin lain yang tertuang dalam Kepwal tersebut adalah masyarakat yang berdomisili atau melaksanakan aktivitas di Kota Tangerang wajib mematuhi ketentuan pelaksanaan PSBB sesuai ketentuan perundang undangan.

“konsisten dalam menerapkan protokol kesehatan pencegahan Covid19, salah satunya wajib pakai masker. Selain itu juga perlu untuk saling menjaga penerapan PHBS di kehidupan masyarakat,” katanya.

Arief menambahkan, aturan pelaksanan PSBB yang dikeluarkan oleh Pemkot Tangerang berbeda dengan aturan pelaksanaannya dari keputusan Gubernur Banten yang akan dilaksanakan sejak 18 April hingga 3 Mei 2020 mendatang.

“Jika masih terdapat bukti penyebaran Covid-19, PSBB dapat diperpanjang,” pungkasnya. (hendra Setiawan/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *