Program Bebas Denda Pajak di Samsat Lebak Hingga 23 Desember 2020

  • Whatsapp
Pegawai Samsat Rangkasbitung, Kabupaten Lebak door to door melakukan sosialisasi program bebas denda pajak kendaraan bermotor, Senin (16/11/2020).

KABUPATEN LEBAK, RADAR24NEWS.COM-Bagi masyarakat Kabupaten Lebak yang memiliki kendaraan bermotor tetapi terlambat membayar pajak, jangan khawatir. Pasalnya, program bebas denda pajak kendaraan bermotor di Samsat Rangkasbitung, Kabupaten Lebak masih berlaku hingga 23 Desember 2020 mendatang.

Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Rangkasbitung pada Badan Pendapatan Daerah (Bapeda) Provinsi Banten, Suherman membenarkan, program bebas denda pajak masih berlaku hingga 23 Desember 2020 mendatang. Oleh karena itu, bagi masyarakat yang akan memanfaatkan program tersebut silahkan datang ke kantor Samsat Rangkasbitung.

Bacaan Lainnya

“Iya benar, program bebas denda pajak masih berlaku. Silahkan datang ke Samsat Rangkasbitung bagi masyarakat yang akan memanfaatkan program itu,” kata Suherman kepada wartawan, Senin (16/11/2020).

Menurut Suherman, pihaknya terus melakukan sosialisasi terkait program bebas denda pajak itu kepada masyarakat. Bahkan sosialisasi itu sudah dilakukan dengan cara door to door dan menyasar ke semua titik parkiran di Kabupaten Lebak.

“Sudah dan terus kita sosialisasikan. Misalnya, kami mendatangi parkiran dan bila menemukan kendaraan yang belum bayat pajak. Kami simpan di keras kwitansi diatas kendaraan sebagai bentuk pemberitahuan untuk segera memanfaatkan program itu,” tuturnya.

Baca juga; Butuh Bedah Rumah dari Baznas Kabupaten Tangerang, Begini Caranya

Suherman menjelaskan, berdasarkan Peraturan Gubernur (Pergub) Banten nomor 60 tahun 2020 tentang Program Bebas Denda Pajak Kendaraan itu disebutkan pemilik kendaraan bermotor masyarakat hanya dikenakan biaya pokok pajak saja. Sementara untuk denda, secara total dihapuskan.

Sedangkan untuk persyaratannya, pemohon khusus Pajak Nomor Kendaraan Bermotor (PNKB), pemohon agar melampirkan Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

“Lain halnya dengan Balik Nama Kendaraan Bermotor (BNKB), pemohon wajib melampirkan BPKB (Bukti Pemilik Kendaraan Bermotor_red),” pungkasnya. (aji/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *