PPKM Darurat Diperpanjang, Para Pedagang di Lebak Kibarkan Bendera Putih

  • Whatsapp
PPKM Darurat Diperpanjang, Para Pedagang di Lebak Kibarkan Bendera Putih
Pedagang di Rangkasbitung, Kabupaten Lebak mengibarkan bendera putih, Rabu (21/7/2021).

KABUPATEN LEBAK, RADAR24NEWS.COM-Sejumlah Pedagang Kaki Lima atau PKL di Jalan Iko Jatmiko, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak memasang dan mengibarkan bendera berwarna putih, Rabu (21/7/2021).

Aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk kekecewaan para pedagang lantaran kebijakan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) darurat diperpanjang oleh pemerintah.

Bacaan Lainnya

Sunardi (45), salah seorang pedagang di Jalan Iko Jatmioko mengatakan, sejak pemerintah menerapkan aturan PPKM darurat, penghasilnya menurun drastis. Sebab, dagangnya banyak yang tidak terjual karena waktu berjualan dibatasi. Sedangan, dirinya berjualan dimulai pada sore hari.

“Saya buka lapak dagangan mulai pukul 16.00 WIB dan harus tutup pukul 20.00 WIB, karena aturan PPKM darurat. Jadi banyak dagangan yang tidak terjual, akibatnya pengghasilan merosot drastic. Bahkan untuk kembali modal juga sulit,” kata Sunandi kepada radar24news.com saat ditemui dilapaknya.

Baca juga: Oknum Ustad di Rangkasbitung Diduga Cabuli Para Santri

Selain waktu berjualan dibatasi, lanjut Sunardi, akses Jalan Iko Jatmiko ditutup selama diberlakukannya PPKM darurat. Akibatnya, para pembeli tidak melintas di lapak jualannya. Oleh karena itu, Sumardi berharap, pemerintah untuk memikirkan nasib para pedagang kecil.

“Saya mengerti bahwa PPKM darurat ini diberlakukan, untuk memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Tapi berikan soluasi bagi kami agar bisa terus memenuhi kebutuhan hidup,” harapnya.

Agus, salah seorang PKL lainnya menambahkan, bendera berwarna putih sengaja dikibarkan dilapak jualannya sebagai bentuk kekecewaan terhadap kebijakan pemerintah.

“Bendera putih ini sengaja kami kibarkan, agar pemerintah memperikan solusi terhadap kami, karena kami berjualan dibatasi dan akses jalan ke tempat berjualan ditutup,” singkatnya. (angga/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.