Pondok Pesantren di Lebak Terbakar, 2 Santri Alami Luka Bakar

Pondok Pesantren di Lebak Terbakar, 2 Santri Alami Luka Bakar
Kondisi bangunan kamar Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Muhtadin di Kampung Kolelet, Desa Kolelet Wetan, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak usai terbakar, Kamis (24/11/2022).

KABUPATEN LEBAK, RADAR24NEWS.COM-Bangunan kamar Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Muhtadin di Kampung Kolelet, Desa Kolelet Wetan, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banten hangus terbakar, Kamis (24/11/2022). Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu, namun diketahui dua santri mengalami luka bakar.

Berdasarkan informasi yang dihimpun radar24news.com di lokasi, kebakaran pertama kali diketahui oleh seorang santri yang terbangun. Saat itu api sudah mulai membesar. Santri dibantu warga berusaha memadamkan api dengan peralatan seadannya. Api berhasil padam setelah Sebagian bangunan hangus.

Bacaan Lainnya
banner 300x250

“Alhamdulillah tidak ada korban jiwa, tapia da dua orang santri mengalami luka bakar ringan. Santri itu sudah dibawa ke rumah sakit terdekat,” kata salah seorang tokoh masyarakat setempat, Agus Ruhiyat.

Menurut Agus, dua santri yang mengalami luka bakar itu bernama Julkarnaen dan Iqbal asal Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor. Saat ini kedua santri itu sudah mulai membaik dan sudah kembali ke Ponpes, setelah mendapatkan perawatan tim medis.

“Sudah baik (kedua santri), tadi juga ikut membantu membersihkan puing bangunan yang terbakar,” tuturnya.

Sampai saat ini, lanjut Agus, baik pengasuh Ponpes dan masyarakat sekitar belum mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Namun berdasarkan informasi, api berasal dari obat nyamuk bakar.

“Ada juga yang menyebutkan kebakaran akibat konsleting listrik, makanya kami belum mengetahui penyebab pastinya,” ucapnya.

Terpisah, Ketua Forum Silaturahmi Pondok Pesantren (FSPP) Kabupaten Lebak Kiyai Ade Bujhaerimi mengatakan, pihaknya sudah mengetahui peristiwa itu. Bahkan, pihaknya sudah menjenguk dua santri yang mengalami luka bakar.

“Rencannya, setelah menjenguk kami akan langsung ke lokasi. Kita akan berupaya menghimpun donasi untuk pembangunan kembali kobong santri tersebut,” singkatnya. (sur/ron)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *