Polresta Tangerang Tetapkan 16 Geng Motor Tersangka, Terancam 10 Tahun Penjara

  • Whatsapp
Polresta Tangerang Tetapkan 16 Geng Motor Tersangka, Terancam 10 Tahun Penjara
Barang bukti Sajam dan para tersangka dihadirkan saat konferensi pers di Polresta Tangerang.

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Sebanyak, 16 anggota geng motor yang dibekuk jajaran Polresta Tangerang di Kecamatan Balaraja, Cikupa dan Panongan, Kabupaten Tangerang pada Sabtu (8/1/2022) dan Minggu (9/1/2022) lalu, ditetapkan tersangka. Penetapan tersangka itu dilakukan karena mereka membawa senjata tajam (sajam) dan bom Molotov.

Kapolresta Tangerang, Kombes Pol Zain Dwi Nugroho menyatakan, dari 28 anggota geng motor yang diamankan tersebut, 16 orang sudah ditetapkan tersangka dan dilakukan penahanan.

Bacaan Lainnya

“Hasil operasi cipta kondisi yang digelar pada Sabtu (8/1/2022) dan Minggu (9/1/2022) lalu, kami berhasil mengamankan 28 orang diduga geng motor yang akan menggelar tawuran. Dari 28 orang yang diamankan, 16 orang diantaranya sudah ditetapkan tersangka dan ditahan,” ungkap Zain saat konferensi pers di Polresta Tangerang, Senin (10/1/2022).

Baca juga: Polresta Tangerang Gelar Operasi Cipkon, Sita Puluhan Miras di CitraRaya

Selain mengamankan 28 orang, lanjut Zain, pihaknya berhasil mengamankan sejumlah sajam rakitan dan bom molotov yang akan digunakan untuk melakukan aksi tawuran. Zain menegaskan bahwa mereka yang diamankan itu bukan dikategorikan sebagai kenakalan remaja, namun sudah masuk dalam tindak kriminal karena tak segan menghilangkan nyawa orang lain.

“Saya tegaskan, mereka ini buka kenakalan remaja. Tapi sudah masuk kategori tindak kriminal, karena saat melakukan aksinya tak segan menghilangkan nyawa orang lain,” tegasnya.

Terhadap para tersangka ini, tambah Zain, dijerat dengan pasal 2 Undang-Undang Darurat No 12 Tahun 1951 dan pasal 187 BIS Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP).

“Ancaman hukumanya 10 tahun penjara untuk yang dijerat pasal 2 Undang-Undang Darurat. Sementara yang dijerat pasal 187 BIS KUHP, hukumannya 8 tahun penjara,” tutupnya. (wulan/mey)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.