Polresta Tangerang Gelar Operasi Cipkon, Sita Puluhan Miras di CitraRaya

  • Whatsapp
Polresta Tangerang Gelar Operasi Cipkon, Sita Puluhan Botol Miras di Citra Raya
Jajaran Polresta Tangerang Kembali menggelar operasi cipta kondisi (Cipkon), Minggu (9/1/2022) dini hari.

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Jajaran Polresta Tangerang Kembali menggelar operasi cipta kondisi (Cipkon), Minggu (9/1/2022) dini hari. Kali ini menyasar sejumlah cafe di Kawasan Citra Raya, Kecamatan Cikupa dan Panongan, Kabupaten Tangerang. Hasilnya, menyita botol minuman keras (miras) tanpa izin edar.

Berdasarkan pantuan radar24news.com, operasi Cipkon tersebut dipimpin Kapolresta Tangerang Kombes Pol Zain Dwi Nugroho dengan melibatkan belasan personil Polresta Tangerang dan Polsek Jajaran. Puluhan botol Miras yang berhasil diamankan dibawa ke Mapolresta Tangerang.

Bacaan Lainnya

Kapolresta Tangerang Kombes Pol Zain Dwi Nugroho mengungkapkan bahwa operasi Cipkon ini untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat. Selain itu, operasi ini juga untuk menghujudkan Keamanan dan Ketertiban (Kamtibmas) yang kondusif di wilayah hukum Polresta Tangerang.

“Dalam operasi Cipkon ini, kami berhasil mengamankan sebanyak 34 botol miras tanpa izin dan mengandung alkohol diatas 17 persen. Kami bawa ke Mapolresta Tangerang untuk dimusnahkan” terangnya.

Selain melakukan operasi Cipkon, lanjut Zain, pihaknya juga terus memberikan imbauan kepada masyarakat agar senantiasa disiplin protocol Kesehatan (prokes). Itu perlu tetap diterapkan agar penyebaran Covid-19 dapat diputus.

“Dalam operasi Cipkon itu juga kami memberikan imbauan kepada masyarakat agar tetap disiplin prokes,” ujarnya.

Setelah melakukan Razia di beberapa cafe di Kawasan Citra Raya, tambah Zain, pihaknya juga melakukan teguran kepada sejumlah pedagang kaki lima di Kawasan Kecamatan Tigaraksa.Teguran itu dilakukan karena pedagang tersebut sudah melewati batas operasional sesuai dengan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) 2.

“Teguran kami juga lakukan kepada pedagang kaki lima yang tetap beroperasi melewati batas. Mereka kami minta untuk mematuhi atuaran dalam PPKM 2,” tutupnya. (mey)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.