Polres Metro Tangerang Gulung Sindikat Narkoba Jaringan Lapas

  • Whatsapp
Polres Metro Tangerang Gulung Sindikat Narkoba Jaringan Lapas, Selasa (14/4/2020).

KOTA TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Jajaran Satresnarkoba Polres Metro Tangerang Kota membongkar rentetan kasus narkoba yang telah dilakulan sejak 5 Februari lalu.

Hasilnya polisi berhasil mengamankan 12 orang tersangka dan menyita barang bukti sabu sebert 6 Kilogram.

Kapolres Metro Tangerang Kota Kombes Sugeng Hariyanto mengatakan kasus narkoba yang diungkap ini merupakan jaringan yang dikendalikan dari lembaga pemasyarakatan (Lapas).

Seluruh tersangka yakni pria berinisial ME, OD, SL, MB, US, FZ, FU, EK, IAG, FR, RS, dan RHS. Meskipun terlibat dalam peredaran narkoba jaringan lapas, seluruh tersangka diklaim bukan residivis.

“Peredaran narkoba ini jaringan lapas yang dikendalikan di dalam lapas Jakarta dan wilayah Banten. Tidak ada residivis,” ungkapnya dalam jumpa pers di aula Mapolres Metro Tangerang Kota, Selasa (14/4/2020).

Baca juga: Polres Metro Tangerang dan Pemkot Tangerang Canangkan Zona Integritas

Tersangka-tersangka itu ditangkap di sejumlah wilayah, seperti Kota Tangerang, Kota Tangerang Selatan, hingga Bandung. Penangkapan dilakukan pada kurun Februari sampai awal April 2020.

Penangkapan pertama Pada 5 Februari lalu sekitar pukul 15.30 WIB. Polisi berhasil menangkap tersangka berinisial OD dirumahnya di wilayah Pasar Kemis, Kabupaten Tangerang dengan barang bukti yang disita  sebanyak 3 paket Sabu seberat 51,01 gram.

Kemudian dilakukan pengembangan pada 9 Februari dan berhasil menangkap BS di wilayah Cipondoh, Kota Tangerang dengan barang bukti 3 paket sabu seberat 183,44 gram.

Kemudian disusul oleh tersangka AR di wilayah Serpong, Tangerang Selatan dengam barang bukti 16 paket sabu seberat 204,1 gram.

Polisi terus melalukan pengembangan dan berhasil mengamankan tersangka berinisia SL di Cipondoh dengan barang buktu 20 gram Sabu. Selanjutnya tersangka EK dengan barang bukti sabu seberat 1,93 gram.

Kemudian pafa 21 Maret tersangka US dan FZ di Serpong dengan barang bukti 4 Kg sabu. Adapun target konsumen pengedar-pengedar sabu tersebut berada di Tangerang.

“Konsumennya di Tangerang semua,” kata Sugeng.

Sugeng menambahkan, ke 12 tersangka harus mengananggu akibatnya. Mereka didakwa Pasal 114 ayat 2 sub pasal 112 ayat 2 JO pasal 1 Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2009 tentang narkotika.

“Dengan ancaman kurungan penjara seumur hidup atau hukuman mati,” pungkasnya. (hendra Setiawan/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *