Polisi Gagalkan Penyeludupan 34 Boks Baby Lobster di Bandara Soetta

Polisi Gagalkan Penyeludupan 34 Boks Baby Lobster di Bandara Soetta
Suasana konfrensi pers di Polres Bandara Soetta, Selasa (4/5/2021).

BANDARA SOETTA, RADAR24NEWS.COM-Kepolisian Resort Kota (Polresta) Bandara Sokarno Hatta (Soetta) berhasil menggagalkan penyeludupan baby lonster. Sedikitnya 34 boks baby lobster diamankan sebagai barang bukti.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasatreskrim) Polres Bandara Soeta Kompol Alexander Yurikho menjelaskan, terungkapnya penyeludupan baby lobster ini berawal dari informasi masyarakat, dimana disebutkan akan ada pengiriman baby lobster ke luar negeri melalui terminal 8 keberangkatan.

Bacaan Lainnya

Setelah mendapatkan laporan tersebut, lanjut Alexander, pihaknya langsung melakukan penyelidikan dan menemukan puluhan ribu baby lobster yang akan diseludupkan ke Singapura.

“Saat itu, didapati ada 34 boxs styrofoam benih lobster dan sayuran. Serta ada juga 40 dus coklat berisi sayuran yang niatnya akan dikirimkan menggunakan pesawat tujuan Jakarta-Singapura,” kata pria yang akrab dipanggil Alex ini kepada radar24news.com saat konfrensi pers di Bandara Soetta, Selasa (4/5/2021).

Baca juga: Tambah Stok Darah, PMI Kota Tangerang Gelar Donor di 13 Titik

Selanjutnya, kata Alex, puluhan ribu boby lobster tersebut dibawa ke instalasi karantina ikan untuk dilakukan tindakan kekarantinaan berupa penghitungan benih-benih lobster, reoksigen benih lobster, dan penyisihan barang bukti.

“Nantinya, barang bukti baby lobster ini akan diserahkan ke lembaga pendidikan atau pengembangan di bidang perikanan untuk tujuan penelitian atau pendidikan,” tuturnya.

Alex menambahkan, bahwa penyeludupan baby lobster ini merupakan tindak pidana karantina sebagai mana diatur dalam Undang Undang Nomor 21 tahun 2019 tentang Karantina Hewan, Ikan, dan Tumbuhan.

“Pelaku penyeludupan bisa terancam delapan tahun penjara,” pungkasnya. (mg-alvi lutfiah agisni/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.