Pokja Pengawas Protokol Kesehatan Dibentuk Bawaslu Kota Tangsel

  • Whatsapp
Situasi pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Penanganan dan Pencegahan Covid-19 Bawaslu Kota Tangerang Selatan, Rabu (7/10/2020).

KOTA TANGERANG SELATAN, RADAR24NEWS.COM-Untuk mencegah dan menangani pelanggaran protokol kesehatan Covid-19 oleh pasangan calon Walikota dan calon Wakil Walikota serta massa pendukungnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Covid-19.

Ketua Bawaslu Kota Tangsel Muhamad Acep menjelaskan, Pokja Penanganan dan Pelanggaran Protokol Kesehatan protokol kesehatan tersebut. Nantinya akan bekerjasama dengan Komisi Pemilihan Umum Daerah (KPUD), Polres, Kejaksaan Negeri, Badan Penanganan Bencana Daerah (BPBD) dan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tangsel

Bacaan Lainnya

“Intinya, Pokja dibentuk untuk mencegah penyebaran Covid-19. Kami tidak mau pelaksanaan Pilkada (Pemilihan kepala Daerah_red) di KKota Tangsel menjadi kluster baru penyebaran corona,” kata Acep kepada wartawan, Rabu (7/10/2020).

Baca juga: Tolak Omnibus Law, Mahasiswa Demo dan Bakar Ban di Tangerang

Prosedur kerja Pokja itu, menurut Acep, jika ada pasangan calon atau Paslon dan pendukungnya mengelar kegiatan yang telah melanggar protokol kesehatan akan diberikan teguran. Selain itu, Pokja akan memberikan sanksi berupa tidak boleh menggelar kampanye salama tiga hari.

“Jadi, jika ada Paslon membuat kegiatan melanggar protokol kesehatan, seperti berkerumun, tidak memakai masker akan kami berikan teguran. Dalam teguran itu kami juga minta kegiatan dibubarkan selama batas waktu satu jam,” tuturnya.

Namun, lanjut Acep, jika pasangan calon dan pendukunya tidak mengubris surat teguran Pokja tesebut, pihaknya bersama Satuan Tugas (Satgas) Penanganan dan Percepatan Covid-19 Kota Tangsel akan memberikan sanksi lain.

“Sanksi admimtrasi terberat bagi Paslon yang melanggar protokol kesehatan adalah tidak boleh menggelar kampye lagi,” pungkasnya. (deden/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *