Pilkada Cilegon, Pasangan Ali-Firman Diprediksi Menang

  • Whatsapp
Penasehat Forum Akademisi Indonesia Aat Surya Safaat.

KOTA CILEGON,RADAR24NEWS.COM-Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Cilegon memasuki tahap pendaftaran pasangan calon (Paslon). Menariknya, di Kota Baja tersebut muncul paslon dari jalur independen yaitu pasangan Ali Muhajidin-Firman Muttaqin yang sudah mengikuti tahapan Pilkada dengan lancar. Bahkan pasangan tersebut dipredikasi akan unggul atau menang dari Paslon lainnya.

Prediksi tersebut disampaikan Penasehat Forum Akademisi Indonesia (FAI) Aat Surya Safaat. Menurutnya, Bakan Pasangan Calon (Bapaslon) Ali Muhajidin-Firman Muttaqin maju dari jalur idependen untuk menjadi Walikota dan Wakil Walikota Cilegon. Pasangan tersebut sudah dinyatakan lolos tahap verifikasi faktual. Namun masih menunggu hasil verifikasi lanjutan, sehingga bisa ditetapkan oleh KPU sebagai paslon Walikota dan Wakil walikota Cilegon.

Bacaan Lainnya

“Jika melihat dari basis massa, saya memprediksi Ali Mujahidin-Firman Muttaqin bakal lolos dan mengikuti Pilkada Kota Cilegon dengan lancar. Bahkan, saya prediksi juga pasangan Ali Mujahidin-Firman Muttaqin akan menang (unggul_red) dari paslon lainnya,” kata pria yang juga dewan pakar sekolah menulis jurnalis (SMJ) kepada wartawan, Minggu (6/9/2020).

Baca juga: Tiap 24 Jam, 4 Jenazah Korban Corona Dimakamkan di TPU Buniayu

Aat menuturkan, pasangan Ali Mujahidin-Firman Muttaqin atau lebih popular disebut Mumu-Lian memiliki basis massa yang besar dan memiliki tim pemenangan dan relawan yang relatif solid.

Hal itu terbukti, tim pemenagan dan relawan berhasil mengumpulkan jumlah dukungan warga dengan melampirkan 39.262 fotokopi Kartu Tanda Penduduk (KTP). Sementara syarat minimal untuk maju dari jalur independent di Kota Cilegon sebanyak 24.669 fotokopi KTP.

“Jadi begini, untuk mengumpulkan KTP dukungan tentu tidak mudah, tapi pasangan Mumu-Lian berhasil mengumpulkan 39.262 fotokopi KTP. Jumlah total itu melebih abang batas dukunga,” ujarnya.

Selain itu, lanjut Aat, pasangan Mumu-Lian juga mengedepankan isu “Perubahan untuk Cilegon”, sebuah isu yang disukai warga di banyak tempat dengan titik sentral mengkritisi kelemahan kebijakan petahana. (agus)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *