Peringati HBII, Aing Tangerang Kampayekan Penggunaan Bahasa Sunda

  • Whatsapp
Peringati HBII, Aing Tangerang Kampayekan Penggunaan Bahasa Sunda
Peringati HBII, Aing Tangerang Kampayekan Penggunaan Bahasa Sunda.

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Memperingati hari Bahasa ibu internasional (HBII) yang biasa diperingati setiap 21 Februari, Yayasan Aing Tangerang menggelar kampaye penggunaan bahasa sunda di sejumlah tempat wilayah Tangerang.

Ketua Yayasan Aing Tangerang, Udel mengatakan, kegiatan ini merupakan kegiatan tahunan yang dilakukan Yayasan Aing Tangerang, dimana untuk mengkampayekan penggunaan bahasa sunda Tangerang di wilayah Tangerang. Khususnya kepada masyarakat dan generasi orang Sunda Tangerang.

Bacaan Lainnya

“Yayasan Sosial Aing Tangerang sudah berdiri selama tiga tahun, kami selalu antusias dalam mekampayekan penggunaan bahasa sunda Tangerang. Kami juga punya grup forum yang mengharuskan menggunakan Bahasa Sunda Tangerang, bukan hanya dari kalangan Sunda Tangerang. Bahkan ada juga perantau yang ikut belajar bahasa Sunda Tangerang bersama kita,” kata pria yang akrab dipanggil Kang Udel berdasarkan keterangan tertulis diterima radar24news.com, Senin (22/2/2021).

Baca juga: Tembok Pabrik Roboh Timpa Rumah dan Motor di Jatiuwung Tangerang

Kegiatan kampanye penggunaan Bahasa Sunda Tangerang ini, lanjut Kang Udel, dilakukan disekitar lampu merah tugu, Kecamatan Cikupa, Kabupaten Tangerang. Tentunya dengan menerapkan protokol kesehatan.

“Dalam kampaye itu, perwakilan Yayasan Aing Tangerang membawa spanduk bertuliskan ajakan untuk menggunakan bahasa sunda Tangerang kepada masyarakat,” ujarnya.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menyebabkan bahasa sunda Tangerang tidak digunakan oleh orang sunda Tangerang itu Sendiri. Salah satunya, opini negative karena disebut sunda Tangerang itu kasar. Maka dari itu, orang sunda Tangerang meras kurang percaya diri untuk menggunakannya.

“Nah disinilah, kita terus mengedukasi ke masyarakat bahwa bahasa sunda Tangerang tidak kasar, melainkan unik. Karena memang sudah seperti ini, bahasa yang diwariskan oleh orang tua kita. jadi jangan pernah malu untuk menggunakannya dan harus berani menunjukan keunikan bahasa khas daerah kita,” tuturnya.

Selain melakukan kampaye, lanjut Kang Udel, Yayasan Aing Tangerang yang sudah tiga tahun didirikan, aktif juga dalam melestarikan bahasa sunda Tangerang.

“Seperti, mengelola akun media sosial berbahasa sunda Tangerang, membuat merchandise menggunakan kosakata Sunda Tangerang. Dan juga memiliki grup forum silaturahmi masyarakat sunda Tangerang yang tersebar diseluruh wilayah Tangerang Raya,” pungkasnya.

 

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *