Pengelolaan Tempat Wisata di Lebak Dinilai Belum Tertata Baik

  • Whatsapp
Pengelolaan Tempat Wisata di Lebak Dinilai Belum Tertata Baik
Pelantikan DPW Aspperwi Lebak kepada, Senin (12/4/2021).

KABUPATEN LEBAK, RADAR24NEWS.COM-Pengelolaan sejumlah tempat wisata di Kabupaten Lebak dinilai belum tertata dengan baik. Sehingga, wisatawan yang sudah berkunjung ke sejumlah tempat wisata di daerah tersebut tidak memberikan kesan mendalam dan berkeinginan untuk berkunjung kembali.

“Kami mendesak, kepada Pemkab Lebak untuk segera menata agar wisatawan yang berkunjung menjadi nyaman dan betah,” kata Ketua Dwan Perwakilan Wilayah (DPW) Asosiasi Pelaku Perjalanan Wisata Indonesia (Aspperwi) Kabupaten Lebak, Noviyanti Mala Putri kepada radar24news.com, Selasa (13/4/2021).

Bacaan Lainnya

Baca juga: Balita Penderita Kelainan Tubuh di Maja Lebak Dampakan Bantuan

Noviyanti memberikan saran, kepada Pemkab lebak agar lebih banyak mencotoh pengelolaan tempat wisata di sejumlah daerah dan bahkan ke luar negeri. Noviyanti mencontohkan, di Negara Korea melibatkan wisatawan untuk membuat makanan tradisional Kimchi saat berkunjung ke sejumlah tempat wisata di negara tersebut.

“Iya kenapa tidak, setiap wisatawan yang berkunjung ke tempat wisata di Lebak dilibatkan untuk berkresasi. Jadi ada kesan mendalam,” tuturnya.

Di wilayah Kabupaten Lebak, lanjut Noviyanti, memiliki bermacam-macam makanan tradisional seperti gemblong dan lemeng. Maksudnya, kenapa tidak wisatawan yang berkunjung ke Kabupaten Lebak bisa melihat proses pembuatan makanan tradisional tersebut.

“Jadi, wisatawa yang berkunjung ke tempat wisata di Lebak. Selian bisa menikmati keindahan alam, juga bisa melihat cara membuat lemeng da gemblong,” ujarnya.

Noviyanti menambhakan, jika pengelolaan tempat wisata di Kabupaten Lebak dibuat seperti tersebut. Diyakini wisatawan akan merasa terkesan karena sudah bisa buat Gemblong ataupun Leumeung khas Kabupaten Lebak.

“Selain itu, kami juga mendesak ke Pemkab Lebak untuk membuat Pusat Oleh-oleh khas Lebak. Sebab, selama ini belum ada pusat tersebut,” pungkasnya. (angga/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.