Pengamat Minta Pemkot Tangerang Tegas Terapkan Sanksi di PSBB

  • Whatsapp
Petugas Kepolisian menghentikan pengendara motor yang tidak memakai masker di Kota Tangerang.

KOTA TANGERANG,RADAR24NEWS.COMPemerintah Kota (Pemkot) Tangerang hingga kini masih belum memberlakukan sanksi denda kepada pelanggar protokol kesehatan covid-19. Pengamat kebijakan publik dari Universitas Trisakti Trubus Radiansyah menilai sanksi denda diperlukan dimasa Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) jilid ke-10 ini.

“Menurut saya sanksi yang sekarang ini paling benar adalah sanksi denda, gak perlu sanksi sosial apalagi sudah PSBB ke 10,” ujar Trubus saat dihubungi wartawan, Rabu (16/9/2020).

Bacaan Lainnya

Trubus mengatakan, sanksi sosial layak diberlakukan jika masih dalam tahap pengenalan PSBB. Namun saat ini, menurut Trubus, PSBB sudah dipahami oleh masyarakat. Kendati hanya beberapa masyarakat memilih abai menerapkan protokol kesehatan.

“Saya kira sudah saatnya sanksi denda dan penutupan tempat usaha yang melanggar protokol kesehatan,” tegasnya.

Baca juga: Sebulan Ditertibkan, PKL di Jalan Pasar Sentiong Kembali Menjamur

Dosen Universitas Trisaksi ini bahkan mengusulkan agar Pemkot Tangerang menerapkan denda progresif bagi pelanggar. Sehingga masyarakat betul-betul menerapkan secara disiplin protokol kesehatan.

“Kalau perlu membuat Perwal denda progresif. Dengan denda yang berlipat, pertama Rp50 ribu, kedua Rp100 ribu dan seterusnya,” katanya.

Meski demikian dirinya menilai sanksi pidana yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 6 tahun 2018 tentang Kekarantinaan Kesehatan dapat dilakukan.

Dimana dalam pasal 93 UU 6/2018 menyatakan bahwa setiap orang yang tidak mematuhi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan atau menghalang-halangi penyelenggaraan Kekarantinaan Kesehatan sehingga menyebabkan Kedaruratan Kesehatan Masyarakat dipidana dengan pidana penjara paling lama 1 (satu) tahun. Dan atau denda paling banyak Rp100 juta.

“Karena inikan tujuannya bukan buat mesyarakat sulit tapi agar masyarakat jera,” pungkasnya. (hendra setiawan)

Pos terkait

Pemdes Pakai Masker

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *