Pendataan Warga Terdampak Corona Dinilai Tembang pilih, 523 Aduan Masuk Dalam 2 Hari

  • Whatsapp
Ilustrasi

KABUPATEN TANGERANG,RADAR24NEWS.COM-Bupati Tangerang sudah mengeluarkan Surat Edaran (SE) yang ditujukan kepada seluruh camat di Kabupaten Tangerang agar melakukan pendatan warga terdampak virus corona atau covid-19 untuk mendapatkan bantuan sosial (bansos). Namun pendataan tersebut dinilai sejumlah warga tebang pilih.

Salah satunya dialami, Siti Susanti warga asal Kampung Leuweung Gede RT 003/005, Desa Perahu, Kecamatan Sukamulya, Kabupaten Tangerang. Menurut Siti, di kampung sudah dilakukan pendataan warga yang akan mendapatkan bansos dari Pemkab Tangerang. Namun dirinya tidak didata tanpa alasan jelas.

“Saya janda anak 2, tapi saya tidak didata untuk mendapatkan bansos. Ini tebang pilih pak,” kata Siti melalui kontak aduan radar24news.com, Kamis (16/4/2020).

Baca juga: Pemda Wajib Berikan Penguatan Modal Pelaku UMKM Terdampak Corona

Padahal, lanjut Siti, berdasarkan surat edaran Bupati Tangerang bernomor 471-11/1315-Dinsos/2020 dipoint F, disebutkan janda dengan sosial ekonomi yang rentan.

“Sejak pedemi virus corona, tempat kerja saya tutup, saya kerja penyuluh koperasi yang dapat honor Rp 1,5 perbulan,” ungkapnya.

Terpisah, Koordinator lapak aduan radar24news.com, Ade Maulana mengatakan, sejak pertama kali diluncurkan pada Selasa (14/4/2020) atau dua hari lalu, lapak aduan radar24 news.com sudah mencatat ada 522 aduan per Kamis (16/4/2020). Angka tersebut dapat berubah menyusul aduan yang masuk silih berganti dan real time.

Menurutnya, ada beberapa platform di lapas pengaduan radar24news.com, mulai dari Instagram, Facebooj, Whatsapp, twiter, dan emil.

“Jumlah tersebut bukan hanya aduan berisi tidak didata mendapatkan bansos. Namun ada bersifat informasi dan saran,” katanya.

Ade menambahkan, dalam melakukan aduan, warga diwajibkan mengisi formulir yang sudah disediakan tim relawan lapak aduan radar24news.com. nantinya, tim akan melakukan kroscek kealamat warga yang melakukan pengaduan tersebut.

“Tindaklanjut dari aduan ini, kami akan sampaikan ke pemerintah. Namun bila tidak direspon, Insya Allah kami akan menggadeng donatur,” pungkasnya. (imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *