Pendataan Bantuan Terdampak Corona Dinilai Tebang Pilih, Emak-Emak Geruduk Kantor Desa

  • Whatsapp
Emak-emak menggruduk kantor Desa Pasirnangka, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Jumat (17/4/2020).

KABUPATEN TANGERANG,RADAR24NEWS.COM-Puluhan ibu rumah tangga lakukan aksi mendatangi kantor Balai Desa Pasirnangka, Kecamatan Tigaraksa, Kabupaten Tangerang, Jumat (17/4/2020). Para IRT itu menuntut agar pembagian bantuan terdampak virus corona atau covid-19 dibagikan secara merata.

Rasni warga Kampung Pasirnangka, Desa Pasirnangka, Kecamatan Tigaraksa, salah satu IRT yang melakukan aksi unjuk rasa, mengatakan, pihaknya bersama dengan ibu-ibu lainnya ingin meminta keadilan. Pasalnya, dirinya bersama dengan puluhan ibu-ibu lainnya tidak mendapatkan bantuan terdampak covid-19

Kata Rasni, padahal yang terkena imbas dari virus corona atau Covid-19 tidak hanya satu atau dua keluarha saja, tetapi semua masyarakat terkena dampak atau imbasnya.

“Kami melakukan aksi, karena ingin meminta keadilan. Soalnya banyak keluarga yang tidak mendapatkan bantuan itu. Padahal, semua masyarakat merasakan dampak dari virus corona ini, tidak hanya orang-orang tertentu saja yang terdampak, ” kata Rasni kepada wartawan, Jumat (17/4/2020).

Baca juga: Pendataan Warga Terdampak Corona Dinilai Tembang pilih, 523 Aduan Masuk Dalam 2 Hari

Dia bersama kelompoknya meminta agar Pemerintah Desa Pasirnangka segera mengambil tindakan dan memberikan solusi, dan mendaftarkan pihak keluarga yang tidak memdapatkan bantuan terdampak corona. Dia juga mengatakan, jika permintaannya tidak dipenuhi maka akan melakukan aksi lanjutan didepan Balai Desa Pasirnangka.

“Kami kesini ingin mendaftarkan KK kami agar mendapatkan bantuan itu. Kami juga meminta agar Pemerintah Desa Pasirnangka bisa memberikan solusinya,” harapnya.

Sementara itu, Kepala Desa Pasirnangka, Kecamatan Tigaraksa, Syahroni membenarkan terkait adanya aksi demonstrasi ibu-ibu didepan Balai Desa Pasirnangka. Lanjut Syahroni, mereka mengharapkan bisa mendapat bantuan terdanpak corona.

Menurut Syahroni, pihaknya tidak bisa menambah atau mengurangi kuota yang sudah diberikan oleh Pemerintah Kabupaten Tangerang. Kata Syahroni, setiap desa/kelurahan mendapatkan kuota yang sama, yaitu 712 KK.

“Iya benar, tadi kami sudah mencoba menjelaskan kepada warga, bahwa pemberian bantuan dampak PSBB ini sudah dijatah setiap desa/kelurahan, maka kuotanya terbatas,” katanya

Menurutnya, Desa Pasirnangka ini memiliki jumlah penduduk terbanyak di Kecamatan Tigaraksa, dengan total RT 89. Kata Syahroni, maka dari itu dilakukan klasifikasi, sehingga yang didahulukan adalah warga yang benar-benar tidak mampu.

“Desa Pasirnangka ini mempunyai penduduk paling banyak di Kecamatan Tigaraka dengan total RT 89. Jadi masing-masing RT mengajukan 8 orang saja,” jelasnya.

Dia berharap, masyarakat Desa Pasirnangka yang belum mendapatkan bantuan sosial terdampak covid-19 bisa mengerti dan bersabar.

“Dimohon masyarakat yang tidak mendapat bantuan bisa mengerti, dan bersabar dulu. Dan jangan melakukan hal-hal yang tidak diinginkan,” harapnya. (imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *