Pembangunan Pasar Tematik Sentiong Balaraja Mandek

  • Whatsapp
Pembangunan Pasar Tematik Sentiong Balaraja Mandek
Ilustrai: Konsep pembangunan Pasar Tematik Sentiong Balarja atau Balaraja City Square.

KABUPATEN TANGERANG, RADAR24NEWS.COM-Pembagunan Pasar Temantik Sentiong di Kecamatan Balaraja, Kabupaten Tangerang mandek. Belum diketahui sampai kapan pembangunan pasar yang dilaksanakan oleh PT Imperial tersebut akan dilanjutkan.

Wakil Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Tangerang Ahyani Anibhani mengatakan, pihaknya sudah mengundang rapat hering dengan PT Imprial dan Perusahaan Umum Daerah Niaga Kerta Raharja (Perumda NKR) pada 7 Juni 2021 lalu. Hasilnya, diketahui bahwa mandeknya pembangunan pasar tematik sentiong terkendala tanah relokasi para pedagang.

Bacaan Lainnya

“Kami sudah dua kali menggelar hering, terakhir pada 7 Juni. Tapi sampai sekarang Perumda TKR belum merelokasi PKL (Pedagang Kaki Lima). Padahal, masih banyak PKL yang berjualan hingga ke bahu jalan,” kata Ahyani kepada radar24news.com, Jumat (11/6/2021).

Baca juga: Sisa Anggaran Pemkab Tangerang Capai Rp535,49 Miliar

Dalam rapat hering tersebut, menurut Ahyani, Perumda NKR memaparkan jumlah pedagang yang sudah menempati Blok GK Pasar Tematik Sentiong Balaraja berjumlah 20 Pedagang. Jumlah itu tentunya masih sedikit jika dibadingkan dengan jumlah bangunan yang ada.

“Kami menyarankan, baik ke PT Imprial dan Perumda NKR segera berkoordinasi dengan intansi terkait, untuk menyelesaikan persoalan di Pasar Sentiong Balarja tersebut,” ungkapnya.

Ahyani menambahkan, dalam rapat hering itu dari pihak PT Imperial menjelaskan persoalan mandegnya pembangunan Pasar Tematik Sentiong Balaraja tersebut, dimana mereka menyebutkan bahwa ada persoalan tanah.

“Dikata pihak PT Imperial, awalnya Perumda NKR menyebutkan luas lahan yang akan dibangun Pasar Tematik Sentiong Balaja seluas 1,5 hektar, namun saat pengukuran hanya ada 1,1 hektar. Kami segera meminta untuk diselesikan,” pungkasnya. (ade maulana/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.