Pasca Rumah Hancur Tertimpa Pohon, Warga Lebak Tinggal di Gubuk

  • Whatsapp
Pasca Rumah Hancur Tertimpa Pohon, Warga Lebak Tinggal di Gubuk
Tata (50), warga Kampung Ketug, Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak terpaksa harus tingga di sebuah gubuk, pasca rumahnya hancur tertimpa pohon tumbang.

KABUPATEN LEBAK, RADAR24NEWS.COM-Tata (50), warga Kampung Ketug, Desa Citeras, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak terpaksa harus tingga di sebuah gubuk, pasca rumahnya hancur tertimpa pohon tumbang pada 6 Januari 2021 lalu.

Ironisinya, hingga saat ini warga kurang mampu secara ekonomi ini belum mendapatkan bantuan dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lebak. Padahal, bantuan tersebut sangat dibutuhkan untuk kembali membangun rumahnya.

Bacaan Lainnya

Tata menuturkan, pasca rumahnya hancur tertimpa pohon tumbang sudah ada perwakilan intansi dari Pemkab Lebak datang dan melakukan pengukuran. Namun hingga saat ini, tidak ada tindak lanjut dari kedatangan tersebut. Oleh karena itu, Tata mengaku, terpaksa membangun gubuk disamping rumahnya yang hancur untuk tempat tinggal sementara.

“Saya lebih memilih tinggal di gubuk ini pak (menyebut wartawan_red), daripada tinggal di rumah tetangga. Saya tidak mau merepotkan tetangga,” kata Tata kepada radar24news.com saat ditemui di gubuknya, Kamis (21/1/2021).

Baca juga: Pemkab Lebak Lempar Tangung Jawab Perbaikan Jalan Cibayawak-Sawarna

Untuk membangun kembali rumahnya, Tata mengaku, sudah berusaha untuk meminjam dari beberapa orang dan sumbangan dari tetangga. Sayangnya, uang pinjaman dan sumbangan dari tetangga tersebut belum mencukupi untuk membangun rumahnya yang semi permanen.

“Sudah pijam uang ke beberapa orang dan juga ada sumbangan dari tettangga, tapi ternyata belum cukup. Bangunan rumah baru mencapai sekitar 20 persen,” tuturnya.

Untuk itu, Tata berharap, Pemkab Lebak bisa membantu memberikan bantuan untuknya, agar rumahnya yang semi permanen tersebut selesai.

“Saya harap, pemerintah bisa membantu, agar saya dan keluarga bisa mempunyai tempat tinggal lagi,” harapnya.

Terpisah, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Lebak, Febby Rezky Pratama mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri) Kabupaten Lebak untuk membantu keluarga Tata.

“Sudah kita ajukan ke Korpri dan sedang berproses. Insya Allah bulan depan akan segera diberikan bantuan,” singkatnya melalui telepon. (angga)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *