Pantaskah Mantan Napi Korupsi Jadi Dewas PDAM Tirta Multatuli Lebak?

  • Whatsapp
Pantaskah Mantan Napi Korupsi Jadi Dewas PDAM Tirta Multatuli Lebak
Ilustrasi: Mantan koruptor.

KABUPATEN LEBAK, RADAR24NEWS.COM-Dua mantan narapidana (napi) korupsi di Kabupaten Lebak sudah ditetapkan menjadi Dewan Pengawas (Dewas) PDAM Tirta Multatuli. Lalu pantaskah kedua mantan koruptor berinisial AN dan Ce tersebut diberikan tugas untuk mengawasi dan memberikan nasihat kepada direksi perusahaan milik daerah tersebut?. Berikut komentar dari anggota DPRD Kabupaten Lebak dan aktivis pemuda Kabupaten Lebak.

Anggota DPRD Kabupaten Lebak Musa Welinsyah mengaku, heran dengan proses seleksi Dewas PDAM Tirta Multatuli yang terkesan tertutup sehingga hanya beberapa pihak saja yang mengetahui adanya pembukaan dewas PDAM Tirta Multatuli.

Bacaan Lainnya

Menurutnya, seharusnya proses seleksi Dewas PDAM dibuka ke publik agar banyak masyarakat yang tahu dan mendaftar untuk menjadi dewas, sehingga bisa mendapatkan dewas yang benar-benar kompeten dan track record atau rekam jejaknya bersih.

“Semestinya, kalau memang pemilihan Dewas PDAM Tirta Multatuli. Berarti ada perekrutan yang harus diikuti oleh banyak orang untuk ikut seleksi. Kita juga kan tidak tau kapan seleksinya, siapa saja yang melakukannya dan berapa orang yang mengikuti seleksi itu,” kata Musa kepada radar24news.com, Jumat (22/1/2021).

Baca juga: Di Kabupaten Lebak, Mantan Napi Korupsi Jadi Dewas PDAM TM

Musa menduga, pemilihan Dewas PDAM Tirta Multatuli syarat kepentingan dan ada ketidak beresan dalam seleksi. Akibatnya, dua mantan napi Korupsi terpilih menjadi dewas PDAM Tirta Multatuli.

“Padahal, di Kabupaten Lebak masih banyak tokoh pemuda dan masyarakat yang berkompeten. Dan track record bersih,” tuturnya.

Pendapat berbeda disampaikan aktivis pemuda Kecamatan Leuwidamar Gugun. Dia tidak mempermasalhkan mantan napi korupsi menjadi dewas PDAM Tirta Multatuli.

“Teu nanaon nu penting bener (tidak masalah yang penting benar),” singkatnya.

Diberitakan sebelumnya, kepala Bagian Hukum Sekretariat Daerah (Setda) Kabupaten Lebak Lina Budiarti membenarkan, dua mantan napi korupsi menjadi Dewas PDAM Tirta Multatuli. Namun demikian, Lina mengaku tidak mengetahui kapan vonisnya dan bebasnya kedua mantan napi korupsi tersebut.

“Tapi, mereka (dua orang) pernah menjalani pemidanaan itu memaang betul,” katanya. (aji/imron)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *