Panik Saat Digerebek Polisi, Pelaku Buang Plastik Berisi Obat Tramadol

  • Whatsapp
Panik Saat Digerebek Polisi, Pelaku Buang Plastik Berisi 440 Butir Tramadol
Pelaku pengedar obat tramadol. (Foto bersumber dari Polres Cilegon)

KOTA CILEGON, RADAR24NEWS.COM-Pelaku pengedar obat keras berinisial RR (22) kaget saat rumahnya digerebek Satuan Reserse Kriminal Narkoba (Satresnarkoba) Polres Cilegon. Pelaku asal Kampung Link Sukajadi, Kelurahaan Mekarsari, Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon itu panik dan berusaha menghilangkan Barang Bukti (Barbuk) dengan membuang palstik berisi 440 butir obat tramadol ke samping rumah.

Kepala Satresnarkoba Polres Cilegon, AKP Dedy mengatakan, upaya pelaku itu itu sia-sia. Sebab, polisi berhasil menemukan Barbuk obat tramadol yang dibuang pelaku ke samping rumahnya. Setelah itu, pelaku dan Barbuk dibawa ke Mapolres Cilegon.

Bacaan Lainnya

“Jadi saat kami gerebek, pelaku berinisial RR itu berusaha menghilangkan Barbuk tapi kami berhasil menemukannya. Dan pelaku saat ini sudah di Mapolres Cilegon untuk diminta keterangan lebih lanjut,” jelasnya kepada wartawan, Jumat (20/11/2020).

Baca juga: Tangerang Kabupaten Perpajang PSBB Hingga 19 Desember 2020

Dedy menjelaskan, terungkapnya kasus peredaran obat keras di Kota Cilegon ini berawal dari laporan masyarakat, dimana disebutkan pelaku berinisial RR kerap jual obat tramadol tanpa izin edar kepada pemuda, remaja. Bahkan anak sekolah.

Setelah mendapatkan laporan itu, pihaknya mengintai gerak-gerik pelaku selama satu minggu. Sesudah mendapatkan bukti yang cukup, pelaku langsung digerebek.

“Pelaku mengakui perbuatannya menjual obat tramadol, motifnya ekonomi,” ujarnya.

Dedy menambahkan, pelaku dijerat dengan pasal pasal 196 Sub Pasal 197 Undang_Undang Republik Indonesia Nomor 36 tahun 2009 tentang Kesehatan.

“Ancaman pidananya, 15 tahun penjara,” pungkasnya. (siti nurhasanah)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *