TANGSEL, RADAR24NEWS– Senin pagi (25/8/2025), layar laptop milik Rina (16), siswi kelas XI SMA Negeri 3 Tangerang Selatan (Tangsel), menampilkan halaman berwarna biru dengan logo Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Ia sedang mencoba simulasi Tes Kemampuan Akademik (TKA) melalui laman resmi Kemendikdasmen. Dengan wajah serius, jarinya menekan tombol “Mulai Simulasi”.
“Awalnya saya kira TKA ini bayar, ternyata gratis. Saya jadi bisa latihan soal kapan saja tanpa takut salah,” kata Rina sambil tersenyum lega.
Latihan Kapan Saja, Siapa Saja Bisa

Tak hanya bebas biaya, layanan simulasi ini terbuka kapan saja. Artinya, siswa bebas menyesuaikan jadwal latihan dengan waktu belajar mereka masing-masing.
“Saya bisa latihan malam sebelum tidur. Jadi lebih fleksibel,” kata Rina.
Hal yang sama juga dirasakan oleh Fajar (14), siswa SMP Negeri 1 Tangsel. Baginya, fasilitas TKA daring ini memberi ruang untuk berlatih tanpa tekanan.
“Enak banget, soalnya sesuai dengan pelajaran di sekolah. Waktu 15 menit cukup buat saya terbiasa dengan ritme ujian. Jadi nanti kalau ujian beneran, enggak kaget lagi,” ujarnya.
Baca Juga: Kapan Pengumuman OSN SMA 2025? Sekarang! Cek Link Resmi dan Format Seleksinya di Sini
Akses Mudah, Gratis 100%
Melalui laman pusmendik.kemdikbud.go.id/tka/simulasi_tka, siswa dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/SMK bisa langsung mencoba soal-soal sesuai pilihan mata pelajaran. Setelah masuk, sistem otomatis memberikan username dan password khusus yang bisa dipakai lagi di lain waktu.
Setiap sesi simulasi TKA diberi waktu sekitar 15 menit. Tujuannya agar siswa terbiasa mengatur ritme pengerjaan soal dan meningkatkan manajemen waktu saat menghadapi ujian akademik yang sesungguhnya.
Standar Resmi dan Tanpa Pungutan
Soal simulasi TKA disusun berdasarkan regulasi Badan Standar, Kurikulum, dan Asesmen Pendidikan (BSKAP). Untuk SMA/MA/SMK mengacu pada Peraturan Kepala BSKAP Nomor 45 Tahun 2025, sementara jenjang SD/MI dan SMP/MTs mengacu pada Peraturan Nomor 47 Tahun 2025.
Kemendikdasmen menegaskan, seluruh layanan ini gratis dan sekolah tidak diperbolehkan memungut biaya tambahan.
“Jika ditemukan praktik pungutan liar, masyarakat diminta segera melapor ke Unit Layanan Terpadu Kemendikbudristek,” tulisnya dalam akun resminya.
Dengan fasilitas ini, pemerintah berharap siswa dapat mengasah kemampuan akademiknya sejak dini. Selain membiasakan dengan format soal, simulasi TKA juga melatih mental agar lebih percaya diri saat menghadapi ujian penting.
Editor: Imron Rosadi





































