JAKARTA, RADAR24NEWS.COM-Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kabar duka menyelimuti industri musik Tanah Air. Yunita Ababiel, penyanyi dangdut senior, meninggal dunia pada Minggu, (13/72025), pukul 01.00 WIB di Kota Depok, Provinsi Jawa Barat. Almarhum Yunita meninggal dunia setelah berjuang keras melawan kanker payudara. Duka cita mendalam dirasakan keluarga, sesama artis, dan para penggemarnya.
Perjuangan Melawan Penyakit
Melalui akun Instagram pribadinya, pihak keluarga Yunita Ababiel menjadi yang pertama menyampaikan berita duka ini.
“Telah berpulang ibu kami tercinta Hj. Yuyun Sri Wahyuni. Semoga Allah menerima amal ibadahnya, diberikan tempat terbaik di sisiNya dan keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan,” demikian bunyi unggahan yang mengabarkan kepergian perempuan berusia 60 tahun itu dikutip radar24news, Senin (14/7/2025).
Sebelum meninggal dunia, kondisi kesehatan Yunita Ababiel sempat menjadi sorotan. Sebuah postingan di akun medsos @ijoyhatta menunjukkan dukungan untuknya saat hendak menjalani operasi.
“Bismillah ya Ma @yunitaababiel. Semoga lancar operasinya hari ini. Mohon doanya ya Sobat Keceh. Biar diberi kelancaran dan Mama kembali sehat dan pulih biar bisa menghibur dengan karya-karya indahmu,” tulis akun tersebut, menggambarkan harapan agar sang bintang bisa kembali berkarya. Sayangnya, perjuangan itu berakhir.
Kenangan di Panggung Dangdut
Ungkapan belasungkawa pun mengalir deras dari berbagai kalangan, termasuk dari Raja Dangdut Indonesia, Rhoma Irama.
“Sudah berpulang ke rahmatullah, salah seorang insan dangdut tanah air, Hj. @yunitaababiel. Teriring do’a semoga Allah SWT menerima amal ibadah Almarhumah, dan mengampuni segala kesalahan beliau, serta mendapatkan tempat yang mulia di sisi Allah SWT,” tulis Rhoma Irama di akun media sosialnya, menunjukkan betapa besar kontribusi Yunita Ababiel dalam industri musik.
Baca Juga: Bukan Sekadar Operasi Katarak, Ini Panggung Nostalgia Wali Kota Tangerang di RSUP Sitanala
Yunita Ababiel, atau Yuyun Sri Wahyuni nama aslinya, merupakan sosok populer di era 1990-an. Namanya terukir kuat di belantika musik dangdut Indonesia berkat lagu-lagu hits seperti “Pertengkaran”, “Maha Cinta”, dan “Setia Sampai Kiamat”. Karier yang panjang dan konsisten membuktikan dedikasinya pada musik.
Bukan hanya keluarga yang merasakan kehilangan, namun seluruh penggemar dangdut pun turut berduka atas berpulangnya Yunita Ababiel, yang suara khas dan penampilan panggungnya akan selalu dikenang. Selamat jalan, sang bintang.
Editor: Imron Rosadi






































