JAKARTA, RADAR24NEWS—IHSG hari ini lagi-lagi bikin senyum investor melebar. Pada penutupan perdagangan Kamis (14/8/2025), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) resmi mencetak rekor baru di level 7.931,25, naik 0,43% atau menguat lima hari berturut-turut. Tren ini bikin banyak analis percaya target psikologis 8.000 bisa tercapai pas momentum HUT RI ke-80 minggu ini.
Asing Borong Saham, Pasar Ijo Royo-royo

Data BEI menunjukkan, investor asing membukukan net buy Rp827,43 miliar di pasar reguler. Hampir semua sektor kompak hijau, dengan sektor teknologi, energi, dan utilitas jadi motor penggerak. Hanya sektor finansial dan properti yang sedikit tersendat.
“Arus modal asing yang masuk jadi booster utama. Kalau ini terus berlanjut, target IHSG tembus 8.000 sebelum 17 Agustus bukan mimpi,” ujar Ahmad Mikail, Senior Ekonom Sucor Sekuritas.
Rupiah Ikut Unjuk Gigi

Bukan cuma IHSG yang kinclong. Rupiah juga menguat tajam ke level Rp16.106/US$, bahkan sempat menyentuh Rp16.080/US$ di sesi pembukaan. Sentimen positif ini dipicu ekspektasi kuat bahwa The Federal Reserve bakal memangkas suku bunga pada September.
Menurut Rully Wisnubroto, Ekonom Mirae Asset Sekuritas, faktor global jadi pendorong utama.
“Pasar udah 100% yakin The Fed bakal nurunin suku bunga. Dampaknya, aset berisiko di negara berkembang, termasuk Indonesia, langsung jadi buruan,” jelasnya.
Menuju Level 8.000
engan momentum positif di saham dan obligasi, analis melihat IHSG hari ini berpeluang besar mencatat sejarah baru di akhir pekan. Yield obligasi RI tenor 10 tahun juga turun ke 6,40%, sinyal kuat kalau investor asing makin percaya diri dengan pasar Indonesia.
Bagi investor ritel, momen ini dianggap “hadiah” jelang perayaan kemerdekaan. “Kalau IHSG tembus 8.000 pas 17 Agustus, bakal jadi kado ultah terbaik untuk pasar modal Indonesia,” kata Bima, investor muda di Jakarta.







































