JAKARTA, RADAR24NEWS—Dua kisah kontras mewarnai penutupan Cincinnati Open 2025. Di sektor putri, petenis asal Polandia Iga Swiatek tampil gemilang dan meraih gelar pertamanya di turnamen ini. Sementara itu, dari sektor putra, petenis nomor satu dunia asal Italia Jannik Sinner harus mundur dari final melawan Carlos Alcaraz karena kondisi fisik yang memburuk.
Iga Swiatek Tak Terbendung di Final
Iga Swiatek menaklukkan Jasmine Paolini dengan skor 7-5, 6-4 dalam laga final yang berlangsung pada hari Senin. Kemenangan ini menandai gelar ke-24 dalam karier Swiatek dan memperkuat dominasinya di lapangan keras Amerika, setelah sebelumnya berjaya di Indian Wells, Miami, dan New York.
Swiatek menyingkirkan lima lawan tangguh sepanjang turnamen, termasuk Elena Rybakina dan Sorana Cirstea. Pertemuan dengan Paolini menjadi yang keenam antara Polandia dan Italia di ajang besar, dan Swiatek kembali unggul seperti di Roland Garros dan Bad Homburg.
Sinner Mundur Dramatis

Di sisi lain, Jannik Sinner mengalami momen emosional saat harus mengundurkan diri dari final melawan Alcaraz. Setelah tertinggal 0-5 dalam waktu 23 menit, Sinner memanggil pelatih dan menyatakan tidak sanggup melanjutkan pertandingan karena merasa sangat tidak enak badan.
Dengan air mata, ia meminta maaf kepada wasit dan penonton, menyebut bahwa ia telah mencoba bertanding demi menghormati para penggemar. Alcaraz, yang akhirnya dinyatakan sebagai juara, menunjukkan sportivitas tinggi dengan memeluk Sinner dan menuliskan pesan “Maaf Jannik” di lensa kamera.
Paolini dan Dukungan untuk Sinner
Usai pertandingan, Jasmine Paolini menyampaikan ucapan selamat kepada Swiatek dan juga menyampaikan harapan agar Sinner segera pulih.
“Saya harap kita bisa melihat Jannik di US Open,” ujar Paolini dikutip dari sportowefakty, Selasa (19/8/2025). Paolini dikabarkan tengah menjalani masa transisi dengan pelatih barunya, Federico Gaio.
Baca Juga: Kanada Open 2025, Elena Rybakina Incar Final, Victoria Mboko Siap Bikin Kejutan
Iga Swiatek Menuju US Open
Dengan gelar Cincinnati Open di tangan, Swiatek kini menjadi salah satu unggulan utama di US Open. Sementara itu, kondisi Sinner masih menjadi tanda tanya menjelang babak utama di Flushing Meadows. Meski absen di final, Sinner tetap mempertahankan peringkat nomor satu dunia, namun persaingannya dengan Alcaraz semakin memanas.



































