JAKARTA, RADAR24NEWS–Laman SSCASN BKN kembali diserbu ribuan honorer pada Kamis (28/8/2025). Mereka berbondong-bondong mencoba mengecek status usulan Nomor Induk Pegawai (NIP) untuk formasi PPPK Paruh Waktu 2025. Padahal, pemerintah menegaskan bahwa pengecekan tidak dilakukan melalui SSCASN, melainkan melalui sistem SIASN BKN.
Ramainya Akses SSCASN BKN
Pantauan redaksi, trafik di portal SSCASN BKN meningkat tajam sejak pagi. Banyak honorer yang mengira pengumuman maupun pemantauan usulan PPPK Paruh Waktu bisa dilakukan di sana, sama seperti seleksi CPNS dan PPPK reguler.
Namun, kondisi ini justru menimbulkan kebingungan. Sejumlah honorer mengaku gagal login berkali-kali karena salah mengakses sistem.
Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN). Zudan menyebutkan bahwa SSCASN tidak digunakan untuk memantau usulan NIP PPPK Paruh Waktu.
“Untuk rekrutmen PPPK Paruh Waktu 2025, jalurnya melalui SIASN, tepatnya di laman monitoring-siasn.bkn.go.id. Kalau lewat SSCASN jelas tidak bisa, karena sistemnya berbeda,” ujar Zudan dikutip dari laman BKN.
Cara Cek Usulan di SIASN
Agar tidak salah langkah, pemerintah sudah menyiapkan layanan MOLA BKN di SIASN. Melalui platform ini, honorer bisa langsung melihat perkembangan usulan NIP/NI PPPK.
Berikut cara resminya:
- Akses situs monitoring-siasn.bkn.go.id.
- Klik menu Cek Layanan.
- Pilih kategori Penetapan NIP/NI PPPK.
- Masukkan nomor peserta atau nomor usulan.
- Selesaikan verifikasi CAPTCHA.
- Klik Monitor Usulan untuk menampilkan status terbaru.
Dengan sistem digital ini, setiap tahap mulai dari pemrosesan hingga penerbitan NIP dapat dipantau secara real time.
Honorer Bingung, Banyak Salah Akses SSCASN
Fenomena salah akses SSCASN diakui langsung oleh para honorer.
Salah satunya Dedi (32), tenaga honorer di Serang, yang mengaku sempat panik karena statusnya tidak muncul di SSCASN.
“Saya kira semua lewat SSCASN, sama kayak daftar CPNS. Pas dicoba ternyata kosong. Baru tahu harus ke SIASN,” ujarnya.
Hal serupa dialami Lilis (29), guru honorer di Pandeglang. Ia mengatakan banyak rekannya masih bingung membedakan antara SSCASN dan SIASN.
“Kami terbiasa buka SSCASN. Jadi saat PPPK Paruh Waktu diumumkan, semua teman langsung ke sana. Ternyata salah portal,” katanya.
SSCASN vs SIASN, Apa Bedanya?
Badan Kepegawaian Negara (BKN) menjelaskan bahwa SSCASN dipakai untuk proses pendaftaran seleksi CPNS dan PPPK reguler. Sementara itu, SIASN berfungsi sebagai sistem kepegawaian terpadu yang mengurus data ASN, termasuk pemantauan usulan NIP PPPK Paruh Waktu.
Menurut BKN, pemisahan ini dilakukan agar sistem lebih efisien dan sesuai peruntukan.
“SSCASN fokus ke seleksi, sementara SIASN lebih ke data kepegawaian dan pemrosesan NIP. Jadi masyarakat jangan bingung lagi,” jelas Zuldan.
Tahapan PPPK Paruh Waktu 2025
Program PPPK Paruh Waktu 2025 menjadi langkah strategis pemerintah dalam menata tenaga non-ASN. Meski statusnya paruh waktu, pegawai tetap berhak atas NIP PPPK dan gaji sesuai anggaran instansi.
Berikut jadwal penting pengusulan:
- Tanggal 7 sampai dengan 25 Agustus 2025 → Usulan penetapan kebutuhan oleh instansi.
- Tanggal 26 Agustus sampai dengan 4 September 2025 → Penetapan kebutuhan oleh Kementerian PANRB.
- Tanggal 27 Agustus sampai dengan 6 September 2025 → Pengumuman alokasi kebutuhan.
- Tanggal 28 Agustus sampai dengan 15 September 2025 → Pengisian DRH PPPK Paruh Waktu.
- Tanggal 28 Agustus sampai dengan 20 September 2025 → Usul penetapan NIP PPPK.
- Tanggal 28 Agustus sa,pai dengan 30 September 2025 → Penetapan resmi NIP PPPK.
Pemerintah Minta Honorer Akses Kanal Resmi
Pemerintah mengingatkan tenaga honorer untuk mengakses kanal resmi agar tidak salah langkah. Selain SIASN BKN, informasi tambahan juga diumumkan melalui situs resmi BKD daerah atau instansi terkait.
Dengan begitu, honorer bisa mendapatkan informasi valid mengenai formasi, jadwal, maupun persyaratan tambahan di masing-masing instansi.
Lonjakan kunjungan ke SSCASN hari ini menunjukkan masih banyak honorer yang belum memahami perbedaan fungsi SSCASN dan SIASN. Pemerintah menegaskan, pengecekan status usulan NIP PPPK Paruh Waktu 2025 hanya dilakukan di SIASN BKN, bukan SSCASN. Dengan memanfaatkan kanal resmi, proses rekrutmen akan berjalan transparan dan akuntabel sesuai jadwal yang ditetapkan.



































