JAKARTA, RADAR24NEWS-Pidato Kenegaraan dan Nota Keuangan Presiden Prabowo Subianto pada 15 Agustus 2025 kemarin ternyata tidak menyinggung kenaikan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) atau PNS untuk tahun 2026.
Bagi banyak PNS, kenaikan gaji adalah topik yang paling ditunggu di pidato kenegaraan. Namun kenyataannya, topik ini tidak muncul sama sekali.
“Kemarin saya menonton di TV pidato Presiden, tapi tidak ada kalimat menyinggung kenaikan gaji PNS 2026,” ujar Mumu, PNS asal Kabupaten Lebak, Banten, Sabtu (16/8/2025).
Baca Juga: Pendaftaran CPNS 2025 Segera Dibuka! Ini Jadwal, Formasi Prioritas, dan Syarat Wajibnya
Kenaikan Gaji PNS 2026 Pidato Presiden Tak Dibahas, Ini Reaksi PNS

Meski pidato Presiden Prabowo Subianto fokus pada anggaran pendidikan dan program prioritas nasional, banyak PNS tetap merasa penasaran dan sedikit kecewa karena kenaikan gaji PNS 2026 tidak dibahas secara langsung.
Rina Saputri (31), PNS asal Depok, mengaku sempat menonton pidato dengan harap-harap cemas.
“Sedikit kecewa, karena kenaikan gaji kan topik yang selalu kita tunggu. Tapi kami tetap berharap ada kabar baik dari MenPANRB nanti,” ujarnya. Rina menambahkan, meski belum ada kepastian, dia dan rekan-rekannya tetap optimis pemerintah akan mempertimbangkan kesejahteraan ASN dalam kebijakan APBN 2026.
Sementara itu, Agus Pratama (28), PNS Tangerang, menekankan bahwa fokus Presiden pada pendidikan memang penting, namun PNS tetap berharap ada ruang fiskal untuk kenaikan gaji tahun depan.
“Kalau melihat pidato kemarin, fokus Presiden memang ke pendidikan. Semoga fiscal space memungkinkan gaji PNS naik tahun depan,” katanya. Agus menilai, meski belum ada pengumuman resmi, koordinasi antara Kemenkeu dan MenPANRB akan menjadi kunci keputusan terkait gaji PNS.
Secara keseluruhan, meski ada sedikit kekecewaan, para PNS tetap menyambut pidato Presiden dengan optimisme. Mereka berharap kejelasan mengenai kenaikan gaji 2026 segera diumumkan, sehingga bisa menjadi motivasi tambahan untuk memberikan layanan publik lebih maksimal.
Penjelasan Menteri Keuangan
Sementara itu, Menteri Keuangan Sri Mulyani menyebut bahwa kenaikan gaji PNS 2026 masih tergantung pada ruang fiskal APBN 2026.
“Untuk kebijakan PNS, kita akan koordinasi dengan MenPANRB. Tahun ini sudah ada penerimaan, untuk gaji tergantung kebutuhan kementerian/lembaga dan pemda. Kita lihat fiscal space 2026 yang mayoritas dialokasikan untuk program prioritas nasional,” jelas Sri Mulyani.
Di sisi lain, Presiden menekankan anggaran pendidikan 2026 sebesar Rp 757,8 triliun, terbesar sepanjang sejarah, termasuk untuk penguatan kompetensi guru, tunjangan guru non-PNS, dan program KIP.
Catatan Redaksi
Meski pun kenaikan gaji pns 2026 pidato presiden tidak dibahas. Presiden Prabowo menegaskan prioritas APBN 2026 adalah pendidikan dan program prioritas nasional. Para PNS harus menunggu koordinasi lebih lanjut antara Kemenkeu dan MenPANRB sebelum ada kepastian terkait gaji.



































