JAKARTA, RADAR24NEWS.COM – Ada kabar besar dari timur Indonesia! Provinsi Sulawesi Tenggara dikabarkan bakal punya 7 kabupaten baru sebagai hasil pemekaran wilayah. Wacana ini bukan sekadar angan-angan, tapi jadi obrolan serius di banyak kalangan—dari pemerintah daerah, tokoh masyarakat, sampai netizen yang pengin daerahnya makin maju!
Rencana ini muncul sebagai bentuk peningkatan pelayanan publik dan pembangunan infrastruktur yang lebih merata. Kalau jadi, peta Sultra bakal berubah total!
Tujuan Besar di Balik Pemekaran Sulawesi Tenggara

Penitia Pemekaran Sulawesi Tenggara Taufan ST, M.A.P mengatakan, pemekaran ini penting untuk “mendekatkan layanan pemerintah ke masyarakat.”
“Dengan pemekaran, daerah-daerah terpencil bisa mendapatkan akses pembangunan yang lebih cepat dan layanan publik yang lebih merata,” jelas Taufan dikutip radar24News, Senin (4/8/2025).
Apa Tantangannya?
Gak semuanya mulus. menurut Taufan, pemerintah pusat belum membuka kembali kran pemekaran Daerah Otonomi Baru (DOB) di Indonesia.
“Semoga saja pemerintah kembali membuka kran pemekaran daerah,” harapnya.
Ia menambahkan bahwa Sulawesi Tenggara punya tantangan geografis yang besar, jadi pemekaran bisa jadi solusi strategis, bukan hanya administratif.
📍 Ini Daftar 7 Kabupaten/Kota Baru Usulan Pemekaran Sulawesi Tenggara:
1. Kabupaten Pakwe
- Pemekaran dari: Kolaka Utara
- Ibu kota: Kecamatan Pakwe
- Luas: 1.640 km² | Penduduk: ±45.000 jiwa
2. Kabupaten Kolaka Selatan
- Pemekaran dari: Kolaka
- Ibu kota: Tanggetada
- Luas: 1.052 km² | Penduduk: ±82.000 jiwa
3. Kabupaten Poleang
- Ibu kota: Poleang Selatan
- Luas: 1.135 km² | Penduduk: ±73.000 jiwa
4. Kabupaten Pulau Kabaena
- Ibu kota: Kabaena Utara
- Kabupaten Konawe Timur
- Pemekaran dari: Konawe Selatan
5. Ibu kota: Moramo/Konda
- Luas: 1.998 km² | Penduduk: ±142.000 jiwa
6. Kota Raha
- Pemekaran dari: Kabupaten Muna
- Luas: 490 km² | Penduduk: ±124.000 jiwa
7. Kabupaten Muna Timur
- Pemekaran dari: Muna
- Ibu kota: Pasir Putih
- Luas: 401 km² | Penduduk: ±25.000 jiwa
Warga & Tokoh Lokal: “Kami Butuh Akses Lebih Cepat!”
La Ode Rafi (28), warga Raha, berharap pemekaran ini bisa menyelesaikan masalah birokrasi dan jarak yang jauh dari pusat pemerintahan.
“Kadang buat urus KTP aja harus ke kota kabupaten yang jaraknya berjam-jam. Kalau Kota Raha resmi terbentuk, itu bakal bantu kami banget,” ujarnya.
Sementara itu, Nuraeni (50), warga Kolaka Selatan, bilang pemekaran juga penting untuk suara masyarakat yang selama ini “terasa kecil” di kabupaten induk.
FAQ – Pertanyaan Seputar Pemekaran Sulawesi Tenggara

💬 Apa tujuan utama pemekaran wilayah di Sulawesi Tenggara?
Untuk mempercepat layanan publik, pembangunan infrastruktur, dan pemerataan sumber daya daerah.
💬 Sudah resmi atau masih wacana?
Masih dalam tahap usulan dan kajian, belum semua kabupaten/kota mendapat persetujuan dari pusat.
💬 Apa nama-nama kabupaten baru itu?
Pakwe, Kolaka Selatan, Poleang, Pulau Kabaena, Konawe Timur, Kota Raha, dan Muna Timur.
💬 Kapan diperkirakan mulai berlaku?
Belum ada tanggal pasti, menunggu keputusan dari DPR RI dan Presiden.
Penutup
Kalau kamu warga Sulawesi Tenggara, siap-siap lihat perubahan besar dalam waktu dekat. Tapi ingat, pemekaran bukan sekadar pembagian wilayah, tapi soal meningkatkan kualitas hidup!
Follow terus Radar24news.com buat update terbarunya ya!


































