JAKARTA, RADAR24NEWS.COM—Nama Stella Christie kembali jadi sorotan publik. Kali ini bukan karena prestasi akademiknya di luar negeri, melainkan karena langkah barunya di dunia korporasi. Per 10 Juli 2025, Stella Christie resmi ditunjuk sebagai Komisaris PT Pertamina Hulu Energi (PHE), anak usaha Pertamina di sektor hulu migas.
Penunjukan ini bukan hanya menarik karena posisi barunya, tapi juga karena latar belakang Stella yang dikenal sebagai ilmuwan kognitif internasional dan kini menjabat sebagai Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Dikti Saintek).
Dari Harvard ke Hulu Migas
Prof. Stella Christie, A.B., Ph.D., merupakan sosok brilian asal Medan yang pernah mengenyam pendidikan di Harvard University dengan predikat magna cum laude, lalu meraih gelar doktoral di Northwestern University di bidang psikologi kognitif.
Selama ini, ia dikenal sebagai guru besar di Tsinghua University dan direktur Child Cognition Center di Beijing. Pengalaman global dan keilmuannya di bidang riset otak dan perkembangan kognitif menjadikannya salah satu aset intelektual Indonesia yang diakui dunia.
Masuk Daftar Komisaris PHE
Penunjukan Stella Christie sebagai Komisaris PHE diumumkan melalui situs resmi Pertamina Hulu Energi. Dalam struktur terbaru, ia bergabung bersama nama-nama besar lain seperti Denny Januar Ali sebagai Komisaris Utama dan Muhammad Qodari sebagai Komisaris.
Langkah ini menjadi sinyal kuat bahwa dunia energi Indonesia mulai menggandeng para akademisi dan ilmuwan berkelas dunia untuk menjaga profesionalisme dan transparansi.
“Dengan susunan baru ini, diharapkan dapat membawa perubahan positif dan meningkatkan profesionalitas, khususnya menjaga ketahanan energi,” ujar Hermansyah Y Nasroen, Sekretaris Perusahaan PHE dikutip Radar24News laman PHE, Jumat (11/7/2025).
Baca Juga: BBM Pertamina Tancap Gas! Harga Naik Serentak, Ini Rinciannya di Seluruh Indonesia
Wamen Dikti Saintek Merangkap Komisaris
Penunjukan Stella sebagai komisaris juga menarik perhatian karena ia masih aktif sebagai Wakil Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Wamen Dikti Saintek). Publik berharap posisinya di PHE dapat menjadi jembatan antara dunia pendidikan, sains, dan industri migas nasional.
Langkah ini dinilai strategis karena Indonesia tengah mendorong penguatan riset, inovasi, dan SDM unggul di sektor energi yang selama ini sangat teknokratis.
Siapa Stella Christie?
- Asal: Medan, Sumatera Utara
- Pendidikan: Harvard University (AB), Northwestern University (PhD)
- Karier: Guru Besar Tsinghua University, Direktur Child Cognition Center
- Jabatan: Wakil Menteri Dikti Saintek, Komisaris PHE


































